- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Wan Zuhendra Resmikan Aplikasi Ikan Ketipas Khusus Perbatasan

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra saat foto bersama usai resmikan aplikasi ikan Ketipas Selasa(2/5/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra meresmikan Aplikasi "Ikan Ketipas" di Aula Siantan Nur Kelurahan Tarempa, Selasa (02/05/2023).
Aplikasi ini adalah bagian dari proyek perubahan Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD), Redo Lithrony Fourty Grav yang mengikuti Diklatpim II tentang perencanaan kawasan perbatasan.
" Saya berharap aplikasi ini didukung oleh OPD dan Camat agar dapat dikembangkan dan bermanfaat untuk masyarakat," ucap Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra juga menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh BPPD dan mengajak seluruh OPD serta Camat untuk melakukan inovasi disetiap OPD agar tata kelola pemerintah memperoleh penilaian yang baik dari pemerintah pusat.
" Selamat kepada BPPD atas launching aplikasi Ikan Ketipas ini, semoga daerah perbatasan khususnya Kabupaten Kepulauan Anambas semakin maju dimasa depan. Salam Perbatasan, Merdeka," tutur Wan Zuhendra.
Sebelumnya Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD), Redo Lithrony Fourty Grav dalam sambutannya menjelaskan bahwa Aplikasi Ikan Ketipas ini dijadikan Akronim, mengingat hewan ini adalah hewan yang memiliki nilai jual tinggi dan keberadaannya terbatas, tidak disemua Provinsi dan Kabupaten di Indonesia.
Dia juga mengatakan, latar belakang hadirnya aplikasi ini iyalah mengingat 7 dari 10 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Anambas adalah Lokasi Prioritas (Lokpri) dimana ada fokus dari Pemerintah Pusat dalam pembangunan di kawasan perbatasan.
" Jarak yang berjauhan dan dipisahkan lautan dengan ibukota, maka kehadiran aplikasi ini menjadi sangat penting sebagai support system dalam pemerintahan," ujar Redo.
Aplikasi ini bertujuan menyusun profil Kecamatan Lokasi Prioritas (Lokpri), memberikan informasi pulau-pulau kecil terluar, menyusun data usulan pembangunan serta capaian program dan evaluasi terhadap realisasi pembangunan yang bermuara akhir kepada Perencanaan Kawasan Perbatasan di Kabupaten Kepulauan Anambas.
" Aplikasi ini dibuat oleh internal BPPD tanpa anggaran dan dapat diakses secara terbatas oleh OPD dan Kecamatan, bukan individu," ungkap Redo.






































.jpg)












