- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Vihara Samudra Dharma, Amsakar: Jangan Anggap Remeh Covid-19, Vaksin Penting
Vaksinasi Jadi Harapan di Tengah Naik Turunnya Angka Covid-19

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (tengah), memantau pelaksanaan vaksinasi di area Vihara Samudra Dharma, Tiban Mentarau, Sekupang, Batam, Sabtu (19/6/2021).
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memantau pelaksanaan vaksinasi wilayah Sekupang yang digelar di area Vihara Samudra Dharma, Tiban Mentarau, Batam, Sabtu (19/6/2021). Vaksinasi ini merupakan kolaborasi Kecamatan Sekupang dan Ikatan Warga Kuantan Singingi (IWAKUSI) Batam.
Pada kesempatan tersebut, Amsakar mengaku bangga dengan antusiasme masyarakat yang ingin divaksin. Tak lupa ia menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri dan juga perangkat Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang telah bertungkus lumus (berjuang keras) menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya ingin sampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk kita semua,” ucap Amsakar.
Ia kembali mengingatkan, bahwa, vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar menekan laju pandemi Covid-19. Karena dengan vaksin imun tubuh akan semakin baik. Hal ini tentu berbeda dengan dengan tubuh yang belum divaksin.
“Vaksinasi ini adalah kebijakan negara yang dihadirkan untuk masyarakat sebagai ikhtiar menekan pandemi ini,” kata Amsakar.
Tidak lupa Amsakar bercerita perihal dirinya dan istrinya yang merupakan penyintas (orang yang pernah terpapar) Covid-19. Erlita yang belum divaksin, ketika saat itu cenderung lemah, berbeda dengan Amsakar yang tidak mengalami gejala yang serius.
“Karena pentingnya vaksin ini, mari sukseskan. Jangan anggap remeh Covid, jangan ada hati yang tidak ikhlas untuk divaksin,” pesannya.
Lagipula, masih kata Wakil Wali Kota Batam, vaksin tersebut gratis, berbeda dengan vaksinasi untuk kalangan tertentu yang berbayar. Hal ini membuktikan bahwa, perhatian pemerintah kepada masyarakat cukup besar.
“Yang bapak dan ibu dapatkan ini, gratis. Hanya butuh mengantre dan kita sama-sama lakukan dengan tertib,” ujarnya.
Ia berharap tidak ada lagi perdebatan kontraproduktif perihal vaksin. Terlebih angka Covid-19 kini belum sepenuhnya teratasi. Kolektivitas, kata Amsakar, hendak dapat ditujukan untuk bersama-sama segera bangkit kembali setelah setahun lebih dilanda pandemi.
“Kita semua ingin Batam kembali pulih, aktivitas ekonomi bergerak kembali. Anak-anak belajar lagi di sekolah, pariwisata tumbuh dan lainya sebagainya normal kembali,” tandasnya.
Turut hadir dalam pemantauan pelaksanaan vaksinasi di wilayah Sekupang di antaranya Ketua IWAKUSI Batam yang juga Wakil Ketua 1 Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Batam, Erlita Sari.
















































