- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Dinkes Anambas Deteksi Dini Penyebaran Virus Nipah

Keterangan Gambar : Pelaksana Tugas (PLT) kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas, Fery
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dinas kesehatan kabupaten Kepulauan Anambas mengambil langkah cepat dalam menghadapi isu penyebaran virus Nipah yang dilaporkan kembali ditemukan di negara kawasan Asia.
Pelaksana Tugas (PLT) kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas, Fery mengatakan, saat ini di Anambas belum ada ditemukan kasus virus Nipah.
Meski keberadaan virus Nipah belum ditemukan di kabupaten Kepulauan Anambas, akan tetapi pihak dinas kesehatan kepulauan Anambas telah melakukan langkah langkah pendeteksian dini dan upaya pencegahan.
"Sampai sejauh ini belum ada kita temui, nanun kita sudah menghimbau kepada seluruh Puskesmas untuk penyebar luasan informasi kepada masyarakat, " ucap Fery (03/02/2026).
Kondisi geografis provinsi Kepulauan Riau, salah satunya daerah kabupaten Kepulauan Anambas yang berbatasan langsung dengan negara asing, meningkatkan resiko masuknya virus Nipah dari luar , untuk itu sejumlah langkah pencegahan dilakukan di pintu masuk kedatangan orang dari luar
"Untuk itu kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak dinas kesehatan provinsi dan KKP untuk memperkuat screening di pintu masuk (pelabuhan dan bandara), " terang Fery.
Virus Nipah sendiri diketahui pertama kali muncul di Malaysia pada tahun 1998 Virus ini dikabarkan dapat menyebabkan demam, sakit kepala, dan gangguan pernapasan.
Fery juga menghimbau agar seluruh masyarakat Anambas tetap menjaga kondisi kebugaran tubuh dan kebersihan lingkungan.(Ferengki).
















































