- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
Dinkes Anambas Deteksi Dini Penyebaran Virus Nipah

Keterangan Gambar : Pelaksana Tugas (PLT) kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas, Fery
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dinas kesehatan kabupaten Kepulauan Anambas mengambil langkah cepat dalam menghadapi isu penyebaran virus Nipah yang dilaporkan kembali ditemukan di negara kawasan Asia.
Pelaksana Tugas (PLT) kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas, Fery mengatakan, saat ini di Anambas belum ada ditemukan kasus virus Nipah.
Meski keberadaan virus Nipah belum ditemukan di kabupaten Kepulauan Anambas, akan tetapi pihak dinas kesehatan kepulauan Anambas telah melakukan langkah langkah pendeteksian dini dan upaya pencegahan.
"Sampai sejauh ini belum ada kita temui, nanun kita sudah menghimbau kepada seluruh Puskesmas untuk penyebar luasan informasi kepada masyarakat, " ucap Fery (03/02/2026).
Kondisi geografis provinsi Kepulauan Riau, salah satunya daerah kabupaten Kepulauan Anambas yang berbatasan langsung dengan negara asing, meningkatkan resiko masuknya virus Nipah dari luar , untuk itu sejumlah langkah pencegahan dilakukan di pintu masuk kedatangan orang dari luar
"Untuk itu kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak dinas kesehatan provinsi dan KKP untuk memperkuat screening di pintu masuk (pelabuhan dan bandara), " terang Fery.
Virus Nipah sendiri diketahui pertama kali muncul di Malaysia pada tahun 1998 Virus ini dikabarkan dapat menyebabkan demam, sakit kepala, dan gangguan pernapasan.
Fery juga menghimbau agar seluruh masyarakat Anambas tetap menjaga kondisi kebugaran tubuh dan kebersihan lingkungan.(Ferengki).



































.jpg)













