- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Dinkes Anambas Deteksi Dini Penyebaran Virus Nipah

Keterangan Gambar : Pelaksana Tugas (PLT) kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas, Fery
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dinas kesehatan kabupaten Kepulauan Anambas mengambil langkah cepat dalam menghadapi isu penyebaran virus Nipah yang dilaporkan kembali ditemukan di negara kawasan Asia.
Pelaksana Tugas (PLT) kepala dinas kesehatan kabupaten kepulauan Anambas, Fery mengatakan, saat ini di Anambas belum ada ditemukan kasus virus Nipah.
Meski keberadaan virus Nipah belum ditemukan di kabupaten Kepulauan Anambas, akan tetapi pihak dinas kesehatan kepulauan Anambas telah melakukan langkah langkah pendeteksian dini dan upaya pencegahan.
"Sampai sejauh ini belum ada kita temui, nanun kita sudah menghimbau kepada seluruh Puskesmas untuk penyebar luasan informasi kepada masyarakat, " ucap Fery (03/02/2026).
Kondisi geografis provinsi Kepulauan Riau, salah satunya daerah kabupaten Kepulauan Anambas yang berbatasan langsung dengan negara asing, meningkatkan resiko masuknya virus Nipah dari luar , untuk itu sejumlah langkah pencegahan dilakukan di pintu masuk kedatangan orang dari luar
"Untuk itu kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak dinas kesehatan provinsi dan KKP untuk memperkuat screening di pintu masuk (pelabuhan dan bandara), " terang Fery.
Virus Nipah sendiri diketahui pertama kali muncul di Malaysia pada tahun 1998 Virus ini dikabarkan dapat menyebabkan demam, sakit kepala, dan gangguan pernapasan.
Fery juga menghimbau agar seluruh masyarakat Anambas tetap menjaga kondisi kebugaran tubuh dan kebersihan lingkungan.(Ferengki).















































