- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Sekretaris Daerah kabupaten kepulauan Anambas, Sahtiar buka peluncuran dashboard Sistem Kendali Rencana Manajemen Kerja (SILINA MANJA) di ruang rapat Kantor Bupati Kepulauan Anambas, jalan Raja Haji Fisabilillah, Kecamatan Siantan, Jumat (23/10/2026).
Sistem ini merupakan inovasi yang dihadirkan Diskominfotik kepulauan Anambas untuk membantu memperkuat pengendalian dan pemantauan kinerja organisasi.
Dengan hadirnya dashboard SILINA MANJA perangkat daerah dapat memantau target dan mengukur capaian serta mengevaluasi pelaksanaan program secara lebih terarah.
Selain menyajikan informasi capaian, dashboard SILINA MANJA juga dapat membantu perangkat daerah mengenali kesenjangan antara target dan realisasi dan mencermati penyebabnya, serta menyiapkan tindak lanjut perbaikan.
Dengan demikian, pengelolaan kinerja diharapkan tidak hanya berfokus pada penyusunan laporan, tetapi menjadi proses pemantauan dan evaluasi yang berjalan secara berkesinambungan.
Tidak hanya menyajikan data capaian, SILINA MANJA diarahkan untuk mendukung proses evaluasi dan tindak lanjut perbaikan. Ketika terdapat kesenjangan antara target dan realisasi, perangkat daerah dapat menelaah penyebabnya dan menyiapkan langkah perbaikan berdasarkan kondisi yang teridentifikasi.
Hadirnya inovasi ini disambut baik oleh Sahtiar, Ia berharap SILINA MANJA dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas manajemen kinerja sekaligus mendukung perbaikan tata kelola organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Ia juga mendukung kemungkinan penerapan sistem tersebut secara lebih luas pada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Namun, perluasan penerapannya perlu mempertimbangkan kebutuhan masing-masing perangkat daerah, ketentuan yang berlaku, serta hasil evaluasi terhadap manfaat sistem dalam pelaksanaannya.
"Kita akan terapkan sistem ini ke seluruh OPD, namun kita harus pertimbangkan kebutuhan masing masing sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta sesuai hasil evaluasi terhadap manfaat sistem dalam pelaksanaannya" ucap Sahtiar
Bagi Diskominfotik, pengembangan SILINA MANJA merupakan upaya membangun pola kerja yang lebih terencana, terukur, dan kolaboratif. Setiap unit diharapkan dapat memahami kontribusinya terhadap pencapaian target organisasi, sementara pimpinan memiliki informasi yang lebih terstruktur sebagai bahan evaluasi dan pengambilan keputusan.
Inovasi ini juga menjadi bagian dari aksi perubahan bertajuk Optimalisasi Pengendalian Kinerja Organisasi melalui SILINA MANJA yang digagas Sekretaris Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas, Seljuli Hamurillah, dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2026.
Setelah peluncuran, Diskominfotik akan melanjutkan penyempurnaan sistem, termasuk penguatan pengendalian kinerja, ketertiban penyediaan bukti dukung, dan pelaksanaan evaluasi berkala. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadikan SILINA MANJA sebagai instrumen kerja yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mendorong pengelolaan kinerja yang tidak berhenti pada penyusunan laporan administratif, tetapi menjadi bagian dari proses kerja sehari-hari. Dengan pemantauan yang lebih terarah dan evaluasi berkelanjutan, setiap perangkat daerah diharapkan semakin mampu mengukur kemajuan program serta memperbaiki.(ferengki).



































.jpg)













