- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Wakil Ketua II DPRD Anambas Kunjungi PLN, Ini Harapannya

Keterangan Gambar : Wakil Ketua II DPRD Anambas (tiga dari kiri) foto bersama dengan sejumlah pegawai PLN Anambas. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, ANAMBAS - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Anambas, Firdian Syah meminta perhatian pemerintah pusat soal pelayanan penerangan. Sebab mesin Perusahaan Listrik Negara (PLN) kabupaten kepulauan perbatasan ini tidak maksimal memberikan pelayanan.
“Soal kinerja petugas PLN Kepulauan Anambas, saya sangat apresiasi,” kata Firdian kepada awak media, disela-sela inspeksi mendadak ke kantor PLN Kepulauan Anambas, Kamis (28/1/2021).
Dia berharap adanya penambahan mesin atau dukungan dari pemerintah pusat sebagai perhatian daerah terpencil dan perbatasan dengan negara tetangga.
“Meskipun kinerja petugas PLN cukup bagus, tapi tidak didukung dengan mesin pembangkit listrik memadai,” ujarnya.
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, dari lima pembangkit listrik PLN Kepulauan Anambas, hanya tiga yang berfungsi. Dari tiga yang berfungsi, satu pembangkit rusak. Jadi hanya dua bergantian melayani penerangan kabupaten kepulauan Anambas ini.
“Hanya dua mesin pembangkit listrik tidak mampu melayani penerangan Kepulauan Anambas. Maka, saya berharap perhatian pemerintah pusat, memberi mesin pembangkit listrik baru bagi PLN Kepulauan Anambas agar mampu menerangi dengan baik,” ucapnya.
Bukan hanya kekurangan pembangkit listrik, sambungnya, jaringan kabelnya perlu dilakukan pergantian baru. Jika masih menggunakan kabel lama, katanya, sering terjadi gangguan, terutama dimusim penghujan.
“Sekali lagi, saya minta pemerintah pusat, tolong perhatiannya. Kami diperbatasan sangat memerlukan infrastruktur dasar, salah satunya ya penerangan. Semua itu demi kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di kabupaten perbatasan ini,” ujarnya mengakhiri.
(khairol/red)





































.jpg)












