- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Upaya Atasi Pencemaran Lingkungan dan Waduk, BP Batam Membangun Sejumlah Sedimentasi Trap Trash Rack
Waduk Duriangkang Urat Nadi Penopang Kehidupan Masyarakat

Keterangan Gambar : Salah satu pembangunan Sedimentasi Trap Trash Rack di Waduk Duriangkang oleh BP Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Sebagai salah satu sumber air baku terbesar yang menyediakan hingga 70 persen (%) kebutuhan air di Kota Batam, Waduk Duriangkang menjadi urat nadi utama yang menopang kehidupan masyarakat dan keberlangsungan roda perekonomian.
Dengan luas catchment area yang mencapai lebih dari 7.500 Ha, Waduk Duriangkang mampu menampung air baku dengan kapasitas lebih dari 100 juta m3.
Asisten Manager Penanganan Limbah, Misyar Yunanto mengemukakan bahwa untuk penanganan pencemaran lingkungan dan waduk, BP Batam telah membangun beberapa Sedimentasi Trap Trash Rack (STTR).
Sedimentasi Trap Trash Rack (STTR) merupakan sebuah alat untuk menyaring sampah yang akan masuk ke waduk, sehingga air baku yang akan masuk ke waduk sudah dalam kondisi bersih dan aliran airnya sudah lancar.
Sesuai Detail Engineering Design (DED), untuk Waduk Duriangkang, rencananya akan dibangun sebanyak 12 unit, namun tidak semua sekaligus pembangunannya dilaksanakan. Rinciannya sebanyak delapan (8) unit akan dibangun trash rack dan sisanya empat (4) unit dibangun sand trap.
“Waduk Sungai Harapan sudah dibangun 1 unit dan selesai pada tahun 2020. Untuk di Waduk Duriangkang baru 3 unit, yaitu STTR 4, STTR 5 dan STTR 6. Dari enam Waduk yang ada sudah terbangun 4 unit STTR. Rencananya akan ada pembangunan lagi untuk Waduk Tembesi 1 unit STTR,” kata Misyar Yunanto.
Sementara itu teknisi pengelolaan limbah, Untung Suardi mengemukakan, tidak hanya sampah saja, tetapi lumpur dan pasir dapat tersaring di bangunan sedimentasi trap yang secara berkala dikeruk (normalisasi) untuk menghindari pendangkalan waduk, sehingga kapasitas tampung waduk dapat dipertahankan dan air baku dapat terjaga untuk pemenuhan air bersih bagi masyarakat Kota Batam.
“Jika terjadi hujan selama 2-3 jam, sampah yang ditampung sudah penuh satu bak atau sekitar 3 sampai 4 meter kubik. Jika hujan seperti kemarin (Minggu, 10/1/2021), satu (1) hari bisa dua kali lipat sampah yang kita tampung,” jelas Untung Suardi yang ditemui pada Senin (11/1/2021), saat sedang memantau aktifitas (STTR) inlet-5 yang berdekatan dengan perumahan Duta Mas.
Untung menambahkan, STTR tetap dijalankan setiap hari dan bisa dihidupkan dengan sistem otomatis. Sementara itu, untuk pengelompokan sampah saat ini hanya kayu yang dapat pisahkan, karena kayu tidak bisa dihancurkan dengan mesin pembakaran.
Terkait dengan banyaknya sampah yang mengaliri drainase, Untung Suardi mengharapkan dukungan masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.
“Jangan membuang sampah ke saluran air atau drainase karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan,” kata Untung Suardi.
Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama BP Batam dan Pemerintah (Pemko) Batam untuk memastikan permasalahan banjir akan segera diselesaikan. Penanganan masalah banjir dan bencana alam lainnya saat ini menjadi prioritas utama di Kota Batam.
Sumber: BP Batam





































.jpg)












