- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Tatapan Tegas Ferdy Sambo kepada Ayah Brigadir J saat Diminta Putri Candrawathi Buka Masker di Persidangan

MELAYUNEWS.COM - Ferdy Sambo terlihat memberikan tatapan tegas kepada ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, saat ia meminta Putri Candrawathi untuk melepaskan maskernya di persidangan.
Momen tersebut terjadi saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) sedang bertanya ke Samuel dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu.
“Apakah yang dimaksud dalam foto-foto, dalam video itu benar?” tanya jaksa ke Samuel sambil menunjuk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada Selasa (1/11/2022).
Sebelum menjawab, Samuel meminta ke Majelis Hakim terlebih dulu untuk menyuruh Putri membuka maskernya agar bisa dikenali olehnya.
Ia mengatakan, “Yang mulia izin agar dibuka (menunjuk Putri Candrawathi) maskernya, biar saya lebih mengenal.”
Hakim kemudian menyetujuinya dan menyampaikan, “Silakan saudara terdakwa membuka maskernya.”
Putri pun membuka maskernya sebentar sambil melihat ke arah orang tua Brigadir J dan langsung memakainya kembali.
Dilihat dari kanal YouTube KOMPASTV, setelah Samuel menyampaikan permintaan tersebut, kamera sempat menyorot ke arah Ferdy Sambo sebentar dan wajahnya tampak melihat sesuatu dengan tegas bak memelototi orang tua Brigadir J.
Sementara itu, saat memberikan keterangannya Rosti Simanjuntak sendiri sempat menangis dan menyatakan betapa hancur perasaannya kehilangan sang anak yang sehat tapi justru dibunuh.
Tak hanya itu, ibu Brigadir J itu juga mendesak Putri Candrawathi untuk mengembalikan ponsel Brigadir j kepadanya karena alat komunikasi itu berisi kenangan ia bersama sang anak.(populis.id/red)





































.jpg)












