- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
SMAN 1 Palmatak Antusias Ikuti Edukasi Siklus Pertumbuhan Bunga Raflesia Hasselti di Batu Tabir

Keterangan Gambar : Siswa-siswi SMA yang ikut serta, tentang siklus pertumbuhan bunga Raflesia.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Manfaatkan libur sekolah untuk belajar luar kelas, siswa-siswi SMAN 1 Palmatak antusias ikuti edukasi siklus pertumbuhan Bunga Raflesia Hasselti di Batu Tabur, Desa Tarempa Selatan, kecamatan Siantan Selatan, kepulauan Anambas.
Didampingi guru-guru dari SMAN 1 Palmatak, siswa siswi yang ikut dalam pembelajaran siklus pertumbuhan dan populasi Raflesia Hasselti, yang dipaparkan langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Seksi Perlindungan, Kelvin.
"Kita sampaikan kepada adik adik dari SMAN 1 jenis Raflesia yang ada di Batu Tabir adalah Raflesia Hasselti. Raflesia Hasselti ini sendiri merupakan satu dari 15-17 jenis Raflesia yang ada di Indonesia" jekas Kelvin. Kamis (05/02/2026)
Kelvin juga menjelaskan kepada siswa siswi SMA yang ikut serta, tentang siklus pertumbuhan bunga yang berasal dari parasit tersebut.
setelah membeeikan penjelasan tentang bunga Raflesia Hasselti tampak para siswa dan guru melakukan sesi foto bersama di hadapan bunga yang dilindungi itu dan dilanjutkan dengan kegiatan memungut sampah plastik.
Susi Susanti, salah satu guru pendamping dari SMAN 1 Palmatak mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara belajar yang menarik, karena siswa siswi yang ikut dapat melihat secara nyata objek yang dibahas.
"Siswa siswi antusias dan belajar serius, dan ini salah satu menambah pengetahuan bagi anak anak didik kami. Kami ucapkan terimakasih kasih kepada bapak yang telah memberikan edukasi kepada kami semua" tutur Susi
Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Unit VI memberikan himbauan bagi masyarakat yang ingin mengunjungi lokasi tumbuhnya Bunga Raflesia agar melaporkan atau berkordinasi dengan PNS Polhut agar dilakukan pendampingan ke lokasi.(Ferengki).





































.jpg)












