- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
Sampah Rumah Tangga Berserakan Dibibir Pantai

Keterangan Gambar : Sampah berserakan dipelantar rumah warga. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, ANAMBAS - Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan salah satu daerah Kepulauan yang mengandalkan pariwisata dan kelautan sesuai dengan visi misi pemerintah daerah. Namun sayangnya hal itu tidak didukung oleh kesadaran masyarakatnya akan membuang sampah rumah tangga. Sehingga banyak sampah yang dibuang kelaut yang menyebabkan terjadinya pencemaran air laut dan tidak indah lagi dipandang mata.
Salah satu warga Tarempa, Pak Long mengaku prihatin atas banyaknya sampah yang berserakan disekitar bibir pantai perumahan. Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat akan membuang sampah pada tempatnya padahal sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah.
“Seharusnya pemerintah daerah harus lebih aktif sosialisasikan kepada masyarakat akan Perda Pengelolaan sampah itu. Bila penting jika selesai sosialisasi diberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan agar ada efek jera yang membuang sampah secara sembarangan,” ujar Pak Long kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).
Pak Long juga menyebutkan jika masalah sampah setiap musim Utara akan kelihatan karena air laut akan pasang. Disinilah pentingnya peran masyarakat akan kesadaran agar tidak membuang sampah kelaut.
“Kalau kita perhatikan kesadaran masyarakat masih minim. Bahkan masalah sampah ini sudah hangat dibahas di media sosial (Medsos) berita seputar Anambas. Jadi sebaiknya pemerintah harus jeli melihat situasi ini agar ada perubahan pola hidup masyarakat,” katanya.
(red)


















































