- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Sambut Aneng dan Raja Bayu, Ketua LAM: Janji Adalah Hutang yang Harus Dibayar

Keterangan Gambar : Ketua LAM Anambas, Dato H Ardian saat menyampaikan sambutan.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan serangkaian prosesi adat dalam acara penyambutan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Aneng dan Raja Bayu Febri Gunadian di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Tarempa, Rabu (5/3/2025).
Dalam sambutannya, Ketua LAM Kabupaten Kepulauan Anambas, Dato' H. Ardan mengatakan bahwa ia mewakili masyarakat menyambut baik atas kedatangan pemimpin baru Anambas dengan semboyan "Energi Baru, Anambas Maju" ini.
"Kami menyambut baik kedatangan pemimpin baru Anambas ini. Semoga kedepannya Anambas bisa jadi lebih baik lagi," ucapnya.
Menurutnya, program-progam dan janji politik yang telah disampaikan oleh Aneng dan Raja Bayu kepada masyarakat itu adalah hutang yang harus dibayar.
"Program dan janji politik itu harus dilaksanakan. Kalau pun belum tercapai tahun ini, tahun depan harus dilaksanakan. Itu harus karena janji adalah hutang, hutang harus dibayar," sebutnya.
Tak hanya itu, Dato' H. Ardan juga berpesan kepada pemimpin baru Anambas tersebut agar mengemban tugas dengan amanah dalam memajukan Kabupaten Kepulauan Anambas lebih baik lagi kedepannya.
"Mewakili masyarakat, saya berpesan kepada bupati dan wakil bupati agar nantinya saat menjalankan tugas dapat memegang teguh amanah yang harus dijunjung dan marwah yang harus disanjung,"ujarnya.
Dengan dilaksanakannya serangkaian prosesi adat melayu ini, Dato' H. Ardan pun berharap bisa menjadi contoh yang baik kepada masyarakat dan terus berlanjut kepada generasi yang akan datang.
"Semoga adat besar Melayu yang kita cintai ini dapat membumi pada generasi yang akan datang," pungkasnya.(red)

















































