- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Pemko Batam Komitmen Tetap Peduli akan HAM, Jefridin: Perlindungan dan Pemenuhan HAM Jadi Pilar Penting

Keterangan Gambar : Sekda Kota Batam, Jefridin (dua dari kanan) menerima cinderamata dari staf Kemenkumham.
KORANBATAM.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan akan terus berkomitmen menjadi kota yang perduli terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, bahwa selama ini Pemko Batam berkomitmen untuk terus peduli HAM. Hal ini juga menjadi perhatian utama dari Pemko Batam.
“Perlindungan dan pemenuhan HAM menjadi pilar penting bagi Kota Batam. Keberhasilan pembangunan adalah ketika kita semua peduli terhadap HAM,” kata Jefridin, Kamis (4/2/2021).
Terutama terkait dengan hak pendidikan anak, Pemko Batam, menurutnya, terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan anak-anak Kota Batam.
Sejak di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi anggaran pendidikan selalu di atas 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Karena kami sadar bahwa pendidikan adalah urusan wajib. Karena itu setiap tahun anggaran pendidikan selalu tidak pernah di bawah 20 persen,” katanya.
Begitu juga dengan kesehatan, lanjutnya, sesuai Undang-Undang (UU) anggaran kesehatan minimal 10 persen (%) dari APBD. Pemko Batam sudah melaksanakan hal itu, bahkan untuk anggaran kesehatan mendekati hampir 15 persen.
“Tahun lalu, anggaran kita juga banyak di alokasikan untuk kesehatan. Karena Covid-19,”ujarnya.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Sebagai kota peduli HAM Tahun 2019.
Penghargaan itu diterima langsung Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad di kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri). Dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia RI), Joko Widodo (Jokowi) melalui video conference.
Amsakar mengatakan, penghargaan itu diberikan karena Kota Batam telah berhasil dalam pemenuhan dan pelayanan publik, sebagai salah satu bagian dari hak-hak dasar warga. Dan komitmen ini akan terus dilakukan oleh Pemko Batam.
“Seperti penyediaan fasilitas bagi disabilitas ditempat umum, kantor pemerintahan,” kata Amsakar, Senin (14/12/2020).





































.jpg)












