- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Pemerintah Kota Batam Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

Keterangan Gambar : Petugas menyerahkan elpiji kepada pembeli saat operasi pasar di Sekupang, kemarin.
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar operasi pasar epjiji tabung ukuran 3 kilogram, biasa disebut gas melon, di Sekupang, Rabu (5/5/2021). Kegiatan tersebut berlanjut ke Batuaji, hari ini.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau, mengatakan, kegiatan tersebut hasil kerja sama dengan Pertamina Kepulauan Riau (Kepri) dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kepri. Ia berharap, dengan kegiatan ini, masyarakat tidak khawatir kelangkaan elpiji.
“Jelang Lebaran biasanya permintaan tinggi karena banyak warga memasak menyiapkan makanan untuk Lebaran,” kata Gustian.
Ia mengaku bahwasanya, kegiatan tersebut bisa jadi akan digelar di lokasi lain sesuai permintaan atau kebutuhan masyarakat.
“Tidak ada kelangkaan gas, kegiatan ini lebih ke memudahkan masyarakat dan menjamin agar pihak tertentu memanfaatkan tingginya kebutuhan dengan menaikkan harga,” ujar dia.
Ia berharap, dengan adanya operasi pasar itu pula, tidak ada pihak yang sengaja menimbun gas untuk kebutuhan Lebaran nanti. Ia mengaku pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang menindak agen atau pangkalan nakal.
“Kita ingin masyarakat tenang dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut Lebaran tahun ini,” katanya.
Secara teknis, Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian dan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Disperindag Batam, Januar Arka, menjelaskan bahwa, operasi pasar tersebut, baru ditentukan satu titik saja yang dimulai pukul 14.00-17.00 melalui agen PT Makmur Kasih Karunia (MKK). Bagi warga yang hendak membeli, wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).
“Per KTP atau KK hanya maksimal dua tabung. Kita jual dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp18.000,” jelas Januar.
Ia mengatakan, pihaknya akan melihat respons dari masyarakat dengan adanya operasi pasar tersebut. Sesuai arahan pimpinan, tidak menutup kemungkinan akan digelar tempat lain juga.
“Untuk operasi pasar hari ini, hanya disiapkan 560 tabung,” katanya.
Sementara Sales Branch Manajer Pertamina Kepri, William Handoko, mengatakan, akan terus mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin ketersediaan stok elpiji. Operasi pasar tersebut bahkan akan dilanjutkan untuk Kecamatan Batuaji, tepatnya di Perum Putra Jaya, Tanjunguncang.
“Agen yang akan melaksanakan tetap PT MKK, tahap awal dipersiapkan 560 tabung,” ujarnya.





































.jpg)












