- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Pelindo Layani 600 Ribu Penumpang Periode Nataru 2024-2025

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 mencatat trafik penumpang sebanyak 630.479 orang dari seluruh terminal yang dikelolanya pada 10 Desember 2024 – 9 Januari 2025.
MELAYUNEWS.COM, TANJUNG PINANG - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 mencatat trafik penumpang sebanyak 630.479 orang dari seluruh terminal yang dikelolanya pada 10 Desember 2024 – 9 Januari 2025.
Finan Syaifullah selaku Sekretaris Perusahaan SPMT mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, Branch Tanjungpinang mencatatkan angka trafik penumpang yang tersibuk yang dilayani oleh SPMT. Dengan dua terminal yang dikelolanya yakni Sri Bintan Pura dan Sei Kolak Kijang mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 4,19%.
“Total penumpang pada periode Nataru tahun ini meningkat menjadi 227.054 orang, dibandingkan tahun sebelumnya, 217.933 orang,” ujar Finan Syaifullah selaku Sekretaris Perusahaan SPMT pada Kamis (23/1/2025).
Terminal Sri Bintan Pura ini melayani rute domestik menuju Batam, Pulau Dabok Daik, Lingga Serasan, Dumai, Selat Panjang, Tanjung Balai Karimun dan sejumlah pulai lainnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Selain melayani rute domestik, juga menjadi pintu gerbang rute internasional menuju Tanah Merah - Singapura dan Stulang Laut - Malaysia.
"Penyelenggaraan layanan selama Nataru ini akan menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan layanan agar bisa berjalan lebih baik dan lancar di masa mendatang. Tentunya hal ini dilakukan sebagai komitmen SPMT yang terus berupaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan dalam melayani masyarakat yang menggunakan transportasi laut,”Tambah Finan.
SPMT sebagai subholding yang mengelola terminal nonpetikemas di Indonesia yang meliputi: terminal curah cair, curah kering, multipurpose hingga terminal penumpang. Saat ini ada delapan branch SPMT yang mengelola terminal penumpang yakni: Tanjungpinang, Sibolga, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Emas, Gresik, Lembar, Bima, dan Parepare.(Antara)/SP





































.jpg)












