- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Pasien Covid-19 Meningkat, Bupati Anambas: Perketat Jalur Keluar Masuk

Keterangan Gambar : Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris.
KORANBATAM.COM - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, menyampaikan pihaknya akan memperketat transportasi sebagai jalur keluar masuknya warga Kabupaten Kepulauan Anambas. Hal ini dilakukan mengingat terjadinya lonjakan pasien Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) yang akhir-akhir ini melonjak secara signifikan.
“Atas terjadinya lonjakan pasien yang terpapar Covid-19 maka kita akan memperketat cara keluar masuk transportasi laut dan udara. Hal ini kita lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ditengah masyarakat,” kata Abdul Haris kepada wartawan, Senin (26/4/2021).
Abdul Haris juga mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak terlalu panik atas terjadinya lonjakan virus Covid-19. Untuk itu dia mengimbau, untuk secara terus-menerus melakukan peningkatan daya tahan tubuh baik melalui vaksinasi ataupun dengan cara mengkonsumsi makanan-makanan yang bervitamin C, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh.
“Kami menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan, jaga jarak, menggunakan masker apabila keluar dari rumah. Kita secara bersama-sama memutuskan penyebaran virus Corona ini,” katanya.
Bupati juga mengimbau agar tenaga medis melakukan pengawasan yang ketat terhadap pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Bagi pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah agar melakukan pemantauan, sehingga yang bersangkutan tidak berhubungan dengan orang lain.
“Saya juga meminta kepada para tenaga medis agar melakukan pengawasan terhadap pasien yang telah positif terpapar Covid-19. Mari kita kerja sama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kalau kita bersama pasti bisa,” ujarnya.
(jhon/khairol)






































.jpg)












