- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap

Keterangan Gambar : Rekaman CCTv momen saat pelaku bawa kabur tabung gas dari 3 kg dari dalam warung Jawa Kudus yang diterima KoranBatam, Minggu (14/6/2026). /Screenshot rekaman CCTv
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Aksi kriminalitas yang terbilang nekat kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Nongsa. Sebuah warung sarapan pagi milik Siti Sunarti (49 tahun), dibobol komplotan maling pada Sabtu (13/6/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Ironisnya, lokasi warung Jawa Kudus yang menjadi sasaran empuk para pelaku ini berada di Jalan Kaveling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, persisnya tak jauh dari gerbang pintu masuk Mapolsek Nongsa.
Aksi Pelaku Terekam CCTv
Berdasarkan data yang dihimpun Minggu (14/6), pelaku pencurian tersebut diperkirakan berjumlah lebih dari tiga orang. Aksi nekat komplotan ini pun sempat terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTv) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Dalam rekaman CCTv berdurasi 1 menit 47 detik tersebut, terlihat beberapa orang pria menyelinap masuk ke dalam warung sarapan pagi milik korban.
Dengan gerak-gerik cepat, mereka menggasak dan membawa kabur 10 unit tabung gas Elpiji ukuran 3 kilogram (gas melon) yang berada di dalam warung.
Akibat kejadian ini, total kerugian materiil yang dialami Siti Sunarti ditaksir mencapai Rp2.400.000.
Sudah Dua Kali Jadi Sasaran Maling*
Musibah ini menyisakan trauma dan keresahan mendalam bagi korban. Pasalnya, aksi pembobolan ini merupakan kali kedua yang menimpa tempat usahanya.
Jauh sebelum kejadian ini, tepatnya pada Sabtu (25/10/2025) tahun lalu, Siti Sunarti juga pernah menjadi korban pencurian dengan modus serupa di warung yang sama.
Kala itu, ia harus menelan kerugian setelah kehilangan setengah (1/2) bal rokok merk Gudang Garam Surya 12, atau setara dengan 10 slop (100 bungkus).
Belum Ada Keterangan Resmi Kepolisian*
Tidak terima tempat usahanya kembali diacak-acak oleh pelaku kejahatan, korban diketahui telah mendatangi Mapolsek Nongsa untuk membuat laporan polisi resmi agar kasus ini dapat segera diusut tuntas.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi *MelayuNews* sudah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak kepolisian Polsek Nongsa terkait perkembangan laporan korban. Namun, hingga saat ini belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak berwajib.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi kita semua, khususnya bagi para pelaku usaha dan warga Kota Batam, agar selalu meningkatkan kewaspadaan.
Lalu memperketat sistem keamanan lingkungan serta memastikan pintu pengunci tempat usaha dalam kondisi aman di jam-jam rawan, menjadi langkah krusial guna mengantisipasi aksi kejahatan serupa. (*)
















































