- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
- Polsek Siantan Gelar Nonton Bareng Piala Dunia
- Aneng Minta Cabor Anambas Siapkan Atlit Hadapi Porprov November Mendatang
- Sambut Ulang Tahun Polres Anambas Gotong - royong Bersihkan Rumah Ibadah
- Wali Kota Medan Kerahkan Armada Damkarmat Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
- Jelang HUT Ketiga, Parsibo Berbagi Sukacita dan Motivasi Bersama Anak Yatim di Medan
- Tolak Pengosongan Sepihak, Jemaat POUK Chapel USU Surati Rektor Minta Audiensi
- TMP Sukseskan Liga Top Skor Batam 2026, Wagub Nyanyang Lepas Dua Tim Wakili Kepri ke Babak Nasional
- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap

Keterangan Gambar : Rekaman CCTv momen saat pelaku bawa kabur tabung gas dari 3 kg dari dalam warung Jawa Kudus yang diterima KoranBatam, Minggu (14/6/2026). /Screenshot rekaman CCTv
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Aksi kriminalitas yang terbilang nekat kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Nongsa. Sebuah warung sarapan pagi milik Siti Sunarti (49 tahun), dibobol komplotan maling pada Sabtu (13/6/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Ironisnya, lokasi warung Jawa Kudus yang menjadi sasaran empuk para pelaku ini berada di Jalan Kaveling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, persisnya tak jauh dari gerbang pintu masuk Mapolsek Nongsa.
Aksi Pelaku Terekam CCTv
Berdasarkan data yang dihimpun Minggu (14/6), pelaku pencurian tersebut diperkirakan berjumlah lebih dari tiga orang. Aksi nekat komplotan ini pun sempat terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTv) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Dalam rekaman CCTv berdurasi 1 menit 47 detik tersebut, terlihat beberapa orang pria menyelinap masuk ke dalam warung sarapan pagi milik korban.
Dengan gerak-gerik cepat, mereka menggasak dan membawa kabur 10 unit tabung gas Elpiji ukuran 3 kilogram (gas melon) yang berada di dalam warung.
Akibat kejadian ini, total kerugian materiil yang dialami Siti Sunarti ditaksir mencapai Rp2.400.000.
Sudah Dua Kali Jadi Sasaran Maling*
Musibah ini menyisakan trauma dan keresahan mendalam bagi korban. Pasalnya, aksi pembobolan ini merupakan kali kedua yang menimpa tempat usahanya.
Jauh sebelum kejadian ini, tepatnya pada Sabtu (25/10/2025) tahun lalu, Siti Sunarti juga pernah menjadi korban pencurian dengan modus serupa di warung yang sama.
Kala itu, ia harus menelan kerugian setelah kehilangan setengah (1/2) bal rokok merk Gudang Garam Surya 12, atau setara dengan 10 slop (100 bungkus).
Belum Ada Keterangan Resmi Kepolisian*
Tidak terima tempat usahanya kembali diacak-acak oleh pelaku kejahatan, korban diketahui telah mendatangi Mapolsek Nongsa untuk membuat laporan polisi resmi agar kasus ini dapat segera diusut tuntas.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi *MelayuNews* sudah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak kepolisian Polsek Nongsa terkait perkembangan laporan korban. Namun, hingga saat ini belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak berwajib.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi kita semua, khususnya bagi para pelaku usaha dan warga Kota Batam, agar selalu meningkatkan kewaspadaan.
Lalu memperketat sistem keamanan lingkungan serta memastikan pintu pengunci tempat usaha dalam kondisi aman di jam-jam rawan, menjadi langkah krusial guna mengantisipasi aksi kejahatan serupa. (*)

















































