- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Kuliah Singkat DWP Bakesbangpol, Ada Tiga Tokoh Perempuan Beri Motivasi

Keterangan Gambar : Ketua DWP Bakesbangpol, Yessi foto bersama usai kuliah singkat, Rabu(8/3/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Yessi Susilawati, selaku Ketua Dharma Wanita Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kepulauan Anambas sengaja mengundang ketiga orang tokoh perempuan motivator Srikandi tingkat Nasional di ruang rapat Bakesbangpol Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (8/3/2023).
Ketiga wanita tersebut yaitu, Anis Anorita Zaini (Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia Kepri), Dra. HJ. Neneng Rusneli Idris (pemerhati perempuan, red) dan Asmawati (Majelis Taklim Kota Tanjungpinang, red).
"Beliau itu adalah tokoh perempuan yang ikut membantu terbentuknya Kabupaten Kepulauan Anambas. Disini kita lakukan kuliah singkat bersama anggota Dharma Wanita Badan Kesatuan Bangsa dan Politik," ujar Yesi Susilawati saat di konfrmasi awak media di kantornya, Rabu(8/3/2023).
Yessi berharap perempuan-perempuan Anambas khususnya DWP BAKESBANGPOL akan lebih maju, mandiri dan berdaya saing dalam meningkatkan perannya sebagai seorang perempuan.
" Pemikiran usang terhadap perempuan sering kita dengarkan bahwa wanita adalah boneka yang hanya mampu bekerja di antara kasur sumur dan dapur. Pemikiran seperti itu marilah kita berantas, mari kita bangun dari tidur yang panjang kita harus merubah diri kita dari segala ketinggalan. Wanita harus mampu menjadi seorang motivator dalam pembangunan,"ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut Yessi sangat berterima kasih kepada ketiga sosok tersebut karena dari mereka kita belajar banyak hal dan apa yang disampaikan.
"Semoga bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari- hari. Semoga bisa menginspirasi bagi perempuan-perempuan Indonesia dan perempuan-perempuan Anambas khususnya," katanya. (red)






































.jpg)












