- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
Diduga Gantung Diri, WNA Meninggal di Ruang Penyimpanan Makanan Henry Darcy

Keterangan Gambar : Ilustrasi (net).
MELAYUNEWS.COM - Seorang laki-laki warga negara (WN) India berinisal MJ ditemukan tewas diduga gantung diri di dalam ship stores atau gudang bahan penyimpanan makanan kering kapal Henry Darcy pada Minggu (26/1/2025) beberapa waktu lalu.
Sumber menyebutkan, pria 30 tahun ini meninggal setelah menikam tiga orang kru kapal ketika bersandar di pelabuhan PT Idros Service, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menggunakan pisau dapur.
Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang membenarkan peristiwa penemuan korban yang mengakhiri hidupnya atau bunuh diri dalam kapal tersebut.
“Betul bang,” ucapnya lewat WhatsApp saat dikonfirmasi KoranBatam, Rabu (29/1) siang.
Diduga Stres Pikiran dan Kabar Anak Sakit
Dari penjelasan para saksi, Bimo membeberkan korban diduga kuat nekat bunuh diri lantaran banyak pikiran dan mendapat kabar anaknya sakit.
“(Gantung diri, red) keterangan dari agen pelayarannya itu dia (MJ, red) ada ngobrol sama kaptennya. Terakhir itu dia ada gangguan pikiran, terus dikabarkan juga anaknya sedang sakit. Intinya gitu lah bang, keterangan dari kapten,” jelasnya.
Motif Penikaman Belum Diketahui, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan.
Namun, ditanya soal motif MJ melakukan penikaman, Bimo belum bisa menyampaikan secara pasti sampai MJ nekat menikam tiga kru kapal Henry Darcy karena masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Sementara ketiga korban yang ditikam oleh MJ mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan punggung.
“Selamat semua (3 korban penikaman, red). Jadi kalau motif penikamannya masih dalam proses penyelidikan, dan korban masih dalam rangka pengobatan,” ujarnya.
Bimo mengatakan, jenazah korban akan dipulangkan ke negara asalnya lewat Singapura pada Kamis (30/1) besok.
“Informasi dari agen pelayarannya, hari Kamis jenazah bersangkutan akan dikirim kembali ke negara asalnya via Singapura bang. Dan dari pihak keluarga sudah menerima atas kematian yang dialami oleh saudara MJ tersebut bang,” ucapnya.
(Hm/red).







































.jpg)











