- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
Curi Sepeda Motor, Dua Pelajar SMA Masuk Sel

Keterangan Gambar : Ilustrasi (net)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Seibeduk meringkus dua terduga pencuri sepeda motor. Keduanya berstatus masih pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Batam.
Penangkapan bermula dari laporan korban atas nama inisial RM (47), warga Kampung Bagan, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam.
“Aksi curanmor yang dilakukan 2 terduga pelaku berawal pada Jumat, 11 November 2022, sekira pukul 18.30 WIB. Sepeda motor merek Yamaha Vega R warna merah bernopol BP 4128 EF dicuri,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Seibeduk, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Betty Novia, Kamis (17/11/2022).
Sepeda motor itu, lanjut Betty, terparkir di depan teras rumah setelah dicuci anaknya kemudian pergi untuk melaksanakan salat magrib. Setibanya kembali, ia melihat sepeda motornya telah raib dicuri.
Usai mendapatkan laporan dari korban, personel Opsnal Polsek Seibeduk, melakukan penyelidikan dan menangkap terduga pelaku anak yang bermasalah dengan hukum di wilayah Golden Prawn, Bengkong.
Dari terduga anak yang bermasalah dengan hukum itu, polisi mendapat informasi keberadaan pelaku pencurian lainnya berada di seputaran wilayah Bengkong.
Terduga pelaku pun berhasil ditangkap beserta barang bukti aksi kejahatan mereka yakni satu unit sepeda motor merek Vega R warna merah bernopol BP 4128 EF dan satu unit sepeda motor merek Honda Beat warna hitam bernopol BP 2319 DB yang digunakan sebagai alat melakukan tindak kejahatan.
“Keduanya merupakan pelajar SMA dan masih sekolah, tapi umur sudah lewat, satu umurnya 18 sama 19 tabun,” ungkapnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dua anak yang bermasalah dengan hukum ini dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-4 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Pemberatan yang ancamannya 7 tahun kurungan penjara.(red)







































.jpg)











