- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, David Jordens, di Balai Kota, Senin (24/8/2026).
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, David Jordens, di Balai Kota, Senin (24/8/2026).
Pertemuan ini menjadi pemantik awal akselerasi kerja sama bilateral di berbagai bidang, mulai dari transportasi publik yang ramah lingkungan, pengelolaan sampah modern, pendidikan, kesehatan, hingga hilirisasi komoditas unggulan.
“Selamat datang di Kota Medan. Medan merupakan ibu kota Provinsi Sumatra Utara sekaligus pintu gerbang internasional di Sumatra," kata Rico Waas.
Rico Waas menjelaskan, Medan merupakan kota multikultural yang dihuni masyarakat dari berbagai agama dan budaya. Selain itu, Kota Medan juga memiliki potensi di sektor ekonomi kreatif dan UMKM.
" kami terus mengembangkan produk fesyen yang memadukan unsur budaya dengan desain modern. Produk-produk tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dan diperkenalkan ke pasar internasional," ujar Rico Waas.
Di sektor transportasi, Rico Waas menambahkan, Pemko Medan mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya menghadirkan transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Medan.
“Kami sekarang lebih fokus pada bus-bus yang menggunakan listrik. Ini menjadi bagian dari upaya kami dalam mengembangkan transportasi yang lebih modern dan ramah lingkungan,” lanjutnya.
Selain transportasi, pengelolaan sampah turut menjadi perhatian. Rico Waas menyampaikan bahwa Pemko Medan tengah berupaya membenahi tata kelola sampah, termasuk menjajaki konsep waste to energy sebagai salah satu alternatif penanganan sampah sekaligus pemanfaatan energi.
Selain itu, pendidikan dan kesehatan menjadi sektor lain yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Kedua bidang itu dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Medan dan Belgia.
Sementara itu Duta Besar David Jordens mengungkapkan bahwa Medan merupakan kota pertama di Pulau Sumatra yang secara khusus ia kunjungi sejak resmi memulai masa tugasnya di Indonesia pada awal Agustus 2026.
"Saya tertarik mengunjungi Medan karena kota ini memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang internasional dan akses menuju berbagai wilayah di Sumatra," ungkapnya.
David juga menyampaikan rencana untuk mengaktifkan kembali Konsul Kehormatan Belgia di Medan yang sebelumnya sudah ada, tetapi tidak aktif. Menurutnya, keberadaan Konsul Kehormatan dapat membantu memperkuat hubungan dan membuka peluang kerja sama antara Belgia dan Kota Medan.
"Konsul Kehormatan di Medan untuk mempermudah jalur diplomasi, bisnis, dan hubungan antarwarga," tambahnya.
Tidak sampai di situ saja, pembahasan juga menyentuh potensi komoditas kakao di Sumatra Utara.
David menyampaikan bahwa Belgia memiliki pengalaman dalam industri cokelat dan telah menjalin kerja sama dengan mitra di Indonesia. Hal tersebut dinilai membuka peluang untuk mengembangkan potensi kakao Sumatra Utara.(SP)



































_jpg.jpg)
















