- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Buka Seminar, Remaja Masjid Diminta Mampu Berkolaborasi dengan Pemerintah

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memberi pengarahan kepada remaja masjid, saat membuk seminar remaja masjid di gedung PIH Hotel di Jalan Engku Putri, Batamcenter, Sabtu (17/4/2021).
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membuka Seminar Remaja Masjid Bangkit Kota Batam di gedung Pusat Informasi Haji (PIH) Hotel di Jalan Engku Putri, Batamcenter, Sabtu (17/4/2021). Di kesempatan itu, remaja masjid diminta mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam urusan keagamaan.
“Kita terus menata kota. Meski begitu, urusan keagamaan tak boleh di tinggalkan,” kata Rudi.
Ia mengaku, sejak awal menjabat, urusan keagamaan menjadi nomor satu. Bahkan, sejak masjid dan musala di Batam berjumlah 800 unit dan kini sudah sebanyak 1.400 unit, pihaknya persama tokoh agama di Batam terus menggeliatkan kegiatan keagamaan.
“Remaja masjid ini punya banyak perannya, terutama dalam syiar Islam dan memakmurkan masjid,” katanya.
Untuk itu, Rudi akan terus memperindah tempat ibadah dan berupaya mambantu pemasangan pendingin udara di masjid atau musala.
“Kalau masjid indah, dingin, pasti jemaah nyaman. Kalau sudah nyaman, di luar waktu salat pun jemaah bakal ke masjid,” ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Rudi, agar para remaja masjid memahami apa yang menjadi prioritas pemerintah ke depan dalam kegiatan keagamaan. Namun semua itu tak akan berjalan baik, jika tanpa dukungan semua pihak.
“Jangan khawatir, kami membuat Batam ini makin modern. Perlu dicatat, kemajuan kota kalau tidak ada kegiatan keagamaan maka akan kosong,” ujar Rudi, sembari membuka seminar.
Dalam kegiatan itu, turut hadir pula Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setdako) Batam Yusfa Hendri, Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Azril Apriansyah, Ketua Panitia Zulkifli AK, Ketua Umum Dewan Masjid Kepri Huzrin Hood, dan para peserta seminar.





































.jpg)












