- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Begini Pesan Bupati Anambas kepada 12 Camat dan Lurah yang Baru Dilantik

Keterangan Gambar : Bupati Kepulauan Anambas, Aneng.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Aneng tekankan kepada 12 camat dan lurah yang baru dilantik untuk hadir di tengah masyarakat, dan dapat berkoordinasi dengan baik dalam menjaga stabilitas wilayah masing masing.
Menurut Aneng, itu dikarenakan camat dan lurah memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah daerah di wilayah kecamatan dan kelurahan.
"Saya tekankan bahwa camat dan lurah memiliki peran sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah daerah, untuk itu pastikan koordinasi yang baik dengan kepala desa dan masyarakat, "ujar Aneng (27/01/2026)
Aneng juga menyampaikan, sebagai camat dan lurah dituntut agar memberikan contoh etika yang baik, dan dapat dijadikan sebagai seorang panutan dan teladan bagi masyarakat.
"Kita harus memberi contoh etika yang baik, serta harus dapat menjadi teladan bagi masyarakat, "ucap Aneng.
Ia juga menuntut peningkatan kinerja yang produktif dan mampu menciptakan terobosan terobosan, serta membuat program program strategis dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Dengan keterbatasan atau keterjangkauan dan ketersediaan fasilitas layanan menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah daerah, untuk pemerintah daerah dituntut untuk bekerja lebih ekstra.
"Sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan kepulauan Anambas memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas yang tidak ringan. Untuk itu kita dituntut untuk bekerja lebih responsif dan adaptif, serta inovatif" ungkap nya
Ia berharap, penggunaan sumberdaya dan anggaran dilakukan secara efisien agar pelayanan publik dapat menjangkau seluruh masyarakat secara adil dan merata. (Ferengki).





































.jpg)












