- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Batam Bersiap Menyambut Pemberlakuan TCA, Ardi: Apapun Kebijakannya Akan Didukung

Keterangan Gambar : Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata (dua dari kanan), bersama pelaku pariwisata Batam, membahas penerapan TCA sebelum zoom meeting dengan Pemerintah Pusat, Jumat (7/5/2021).
KORANBATAM.COM - Dinas Kebudayaan dan Periwisata (Disbudpar) Batam bersama pelaku pariwisata dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membahas persiapan pemberlakuan Travel Corridor Arrangement (TCA) Batam, Jumat (7/5/2021).
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan, pintu pariwisata Batam sudah dipersiapkan dan sudah melaksanakan vaksinasi bagi pelaku pariwisata.
“Jika Pemerintah Pusat sudah menentukan, apapun kebijakannya akan didukung,” kata Ardi.
Ia mengaku, Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mendorong jika TCA segera diterapkan, maka perlu Standar Operasional Prosedur (SOP). Pasalnya, dengan rencana dibukanya gerbang pariwisata tersebut harus mempertimbangkan dampak terburuknya.
“Kita memahami kebijakan ini demi memulihkan pariwisata di tengah pandemi Covid-19,” katanya.
Ardi pun melaporkan, TCA tersebut diberlakukan di Kawasan Nongsa. Ia menyampaikan, Pemko Batam masih fokus menangani Covid-19, bahkan demi menekan angka penyebaran Covid-19 pemerintah makin memperketat protokol kesehatan.
“Tadi juga kita bahas bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri). Batam sejauh ini sangat fokus menangani pandemi,” ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda), Kepri TS Arif Fadillah, melaporkan capaian vaksinasi pada sektor pariwisata di Kepri per 5 Mei 2021. Untuk travel bubble di Nongsa Point dengan sasaran 1.913 orang telah divaksin 1.812 orang atau 94,7 persen. Sedangkan untuk Lagoi dengan sasaran 4.083 orang telah divaksin 3.812 orang atau 93,4 persen.
Sementara Deputi I Kantor Staf Presiden, Febry Calvin Tetelepta, menyampaikan bahwa, agenda rapat membahas progres vaksinasi pada zona prioritas, rencana perubahan Permenkumham terkait visa wisatawan, penyiapan aplikasi tracing, kesiapan destinasi pariwisata dan asuransi Covid-19.
“Nanti 8 Juni, kita akan rapat kembali di Batam. Tidak lagi bicara wacana yang hari ini mendapat titik terang tapi juga tugas masing-masing baik Kementerian Lembaga juga Pemerintah Daerah (Pemda). Termasuk kesiapan Pemda. Hitung secara strategis dan teknis siap atau tidak untuk ini” tutupnya.
Rapat juga dihadiri perwakilan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Pemda Bali.





































.jpg)












