- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Baru Seminggu Jualan, Warung Rama Dibobol Pencuri

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Warung makan pinggir jalan milik Rama yang berada di seberang jalan Mall Botania 2 Batam Centre Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau di bobol maling, dengan cara merusak gembok yang di terpasang di gerobak tempat penyimpanan barang dagangan.
Disadari oleh Rama setelah mendapat informasi dari Andi rekan sebelahnya yang berjualan Bandrek STMJ pada siang harinya, tepatnya hari Jum'at tanggal 8 Maret 2022, tidak diketahui pukul berapa kejadian pastinya.
Pencuri berhasil mengambil 3 buah tabung gas elpiji 3 kilo gram, dengan taksiran kerugian berkisar ratusan ribu rupiah.
"Pada hari Jum'at tanggal 8 Maret kejadian tersebut disadari oleh Andi rekan kerja saya yang setiap harinya berjualan Bandrek STMJ, dan pada hari itu juga saudara Andi mengabarkan kepada saya bahwa warung saya di bobol maling, saya berharap kepada pencuri tersebut agar mengembalikan tabung gas yang dicurinya, dan semoga kejadian tersebut tidak terjadi kepada pedagang yang lain yang ada bersebelahan dengan warung saya," ucap Rama kepada media ini, Sabtu (9/4/2022).
Hingga kini Rama belum melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib, hal ini dilakukan agar pencurian tersebut memiliki etikat baik untuk mengembalikan.
"Barulah berjualan satu Minggu, warung saya sudah di bobol maling, intinya daerah Botani 2 saya anggap tidak aman alias rawan maling, saya berpesan kepada seluruh pedagang agar selalu waspada terhadap orang lain, agar kejadian serupa tidak lagi terjadi," harapnya.
Rama sendiri diketahui berprofesi sebagai Wartawan salahsatu media online yang mengadukan nasibnya di Kota metropolitan Provinsi Kepri, namun bukan untung yang di dapat malah naas, tabung yang dipergunakan untuk jualan raib di gondol maling.
Rama sebelumnya pernah bercerita kepada Wakapolresta Barelang AKBP Junoto.SIK bahwa dirinya telah membuka warung makan di Botania 2 Batam Centre, hal itu bertujuan agar nantinya Bapak Wakapolresta Barelang membuka secara resmi warung yang di kelola oleh Rama, namun lounching tersebut belum terealisasi malah keburu di bobol maling warungnya.
"Saya wacananya mengundang Bapak Wakapolresta Barelang untuk peresmian warung yang saya kelola, namun baru seminggu buka keburu di bobol maling, semoga warung tersebut bisa kembali beroperasi dan bisa mengundang kembali Bapak Wakapolresta Barelang untuk acara peresmiannya," tutup Rama.(red)






































.jpg)












