- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
Anggaran Dispusipda Anambas Terbatas, Hanya 5 dari 10 Kecamatan Yang Ikut Bimtek

Keterangan Gambar : Kepala Dispusipda Kabupaten Kepulauan Anambas, Rusmanda Azmurani saat menyampaikan laporan kegiatan pelaksanaan Bimtek di Aula Siantanur Tarempa, Minggu (25/02/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Perpustakaan Sekolah Tingkat SD/MI dan SMP/MTS.
Bimtek yang bertema "Penguatan Kompetensi Pengelola Perpustakaan Sekolah" ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Akmaruzzaman, di Aula Siantanur Tarempa pada Minggu, 25 Februari 2024.
Kepala Dispusipda Kabupaten Kepulauan Anambas, Rusmanda Azmurani mengatakan, Bimtek ini berlangsung selama tiga hari mulai dari 25 Februari 2024 sampai 27 Februari 2024.
Dengan mengundang narasumber ataupun tenaga ahli dari Kas Perpustakaan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau, Novitra Valentina Tarigan, narasumber dari Perpustakaan Nasional RI, Dian Widanarta dan narasumber yang merupakan sarjana ilmu perpustakaan, Noni Mega Riska.
Tak hanya itu, Rusmanda juga akan mengundang narasumber dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memberikan informasi terkait dana BOS yang bisa dialokasikan untuk pengelolaan perpustakaan sekolah.
"Nanti ada juga narasumber yang kita minta dari Disdikpora Anambas untuk memberikan pengarahan atau pengetahuan tentang dana BOS yang dapat dialokasikan guna pengembangan pengelolaan perpustakaan sekolah," ucapnya.
Rusmanda menjelaskan, Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kapasitas pengelola perpustakaan sekolah sesuai dengan standar pengelolaan yang ditetapkan.
"Meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekolah dalam mendukung visi dan misi sekolah serta menjadikan perpustakaan sekolah sebagai elemen strategis peningkatan SDM di daerah," jelasnya.
Namun sangat disayangkan, karena keterbatasan anggaran, hanya lima dari sepuluh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Anambas yang dapat mengikuti Bimtek ini
Lima kecamatan itu diantaranya, Kecamatan Siantan, Kecamatan Palmatak, Kecamatan Siantan Tengah, Kecamatan Siantan Utara dan Kecamatan Kute Siantan. Dengan total peserta keseluruhan berjumlah 51 orang peserta yang merupakan pengelola perpustakaan di sekolah masing-masing.
"Sebenarnya kami ingin seluruh kecamatan dapat mengikuti Bimtek ini. Namun karena keterbatasan anggaran dan kita ingin kualitas pelaksanaan Bimtek ini tetap terjaga, maka terpaksa kita pilah peserta ini menjadi 5 kecamatan terlebih dahulu yang dialokasikan untuk menjadi pesertanya," ungkapnya.
Rusmanda pun berharap, lima kecamatan yang belum dapat dialokasikan untuk mengikuti Bimtek ini, pada anggaran tahun 2025 nanti dapat terlaksana.
"Mudah-mudahan, menjadi perhatian bagi kami dan pihak-pihak terkait dalam pengelolaan anggaran, agar kegiatan ini dapat berlangsung di tahun 2025 nanti. Bagi yang belum mendapatkan Bimtek pengelola perpustakaan sekolah ini," harapnya.(Johanda)




































.jpg)













