- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
Amsakar: Warga Batam Antusias Divaksin Covid-19

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (dua dari kiri), menyapa salah seorang peserta vaksinasi Covid-19 di Temenggung Abdul Jamal, Seibeduk, Batam, Selasa (15/6/2021).
KORANBATAM.COM - Kesadaran warga Batam untuk divaksin Covid-19 terus meningkat. Hal itu bisa dilihat dari jumlah warga yang melakukan vaksinasi di Temenggung Abdul Jamal (TAJ), Seibeduk, dalam tiga hari terakhir.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, hari pertama vaksinasi di Temenggung Abdul Jamal ada sebanyak 900 warga. Kemudian, hari kedua meningkat drastis menjadi 1.900 dan hari ketiga ada 2.500 warga divaksin.
“Hal ini menunjukan bahwa masyarakat memang sangat antusiasme untuk divaksin,” kata Amsakar, Selasa (15/6/2021).
Namun, pihaknya tetap mengimbau kepada para warga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak berkerumun saat datang untuk divaksin.
Terkait sempat terjadinya antrean yang panjang di Temenggung Abdul Jamal. Amsakar mengatakan, hal itu terjadi tidak berlangsung lama dan dapat segera diatasi oleh petugas di lapangan.
“Jadi vaksinasi ini dimulai jam 08.00 WIB, tapi ternyata banyak yang sudah datang sebelum jam itu. Sehingga antrean sempat panjang, tapi itu tidak berlangsung lama,” ujarnya.
Amsakar menjelaskan bahwa, pihaknya bersama Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Barelang Polda Kepri, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam, Letnan Kolonel (Letkol) Kav Sigit Dharma Wiryawan, langsung melakukan evaluasi. Sehingga ke depan antrean panjang tidak terjadi lagi.
“Saya langsung turun ke lapangan tadi, untuk selanjutnya akan kita evaluasi supaya kejadian tadi pagi tidak terjadi lagi,” jelasnya.
Kemudian, Amsakar juga memastikan saat ini masih ada sekitar 400 vials stok vaksin dan dipastikan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam juga terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.
“Intinya kami tetap ingin lebih baik ke depannya. Jangan sampai terjadi lagi seperti ini, agar percepatan ini tidak mengabaikan Protkes,” ujarnya.







































.jpg)











