- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Wali Kota Rico Waas: Kebudayaan Melayu Harus Terus Dijaga dan Dirawat Bersama

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan PD MABMI Kota Medan di Balai Kota, Kamis (20/3/2025).
RADARMEDAN.COM, MEDAN – Medan merupakan kota multietnis, di mana kebudayaannya tidak terlepas dari kebudayaan Melayu yang dikenal luas oleh masyarakat. Oleh karena itu, Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Kota Medan diharapkan terus menjaga, melestarikan, serta mengembangkan seni budaya dan adat istiadat Melayu.
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan PD MABMI Kota Medan di Balai Kota, Kamis (20/3/2025).
Rico Waas menegaskan bahwa kebudayaan Melayu di Kota Medan harus diberikan peluang dan ruang yang lebih luas. Apalagi, lanjutnya, ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini memiliki kesultanan dengan sejarah panjang yang dapat menjadi potensi besar untuk dipromosikan kepada masyarakat luas.
“Kalau ini dihilangkan, apa yang bisa kita banggakan dari Kota Medan? Untuk itu, kebudayaan Melayu ini harus kita jaga dan rawat bersama,” ujar Rico Waas, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Medan, HM Sofyan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Benny Sinomba Siregar.
Rico Waas berharap PD MABMI Kota Medan dapat terus merawat kebudayaan Melayu. Ia menekankan bahwa kebudayaan Melayu tidak hanya dijadikan simbol organisasi semata, tetapi juga harus dikembangkan secara kreatif, misalnya melalui tarian, pantun, kuliner, busana, dan aspek budaya lainnya yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.
“Saat ini kita kekurangan kreativitas. Dulu, banyak cerita Melayu yang sangat kreatif. Saya berharap kita sekarang dapat menciptakan cerita, makanan, fesyen, dan lainnya yang berakar dari kebudayaan Melayu, sehingga orang-orang tahu bahwa inilah identitas kita,” harapnya.
Sebelumnya, Ketua PD MABMI Kota Medan, T. Syahmi Johan, menyampaikan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah untuk mengundang Wali Kota Medan menghadiri acara buka puasa bersama pada Sabtu (22/3/2025).
“Kami berharap MABMI Kota Medan dapat bersinergi dengan Pemko Medan dalam menjalankan berbagai program yang ada,” ungkap T. Syahmi. (SP)
















































