- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Wali Kota Batam Ajak Bersama Lawan Covid-19 Demi Masa Depan
Bangkitkan Ekonomi, Wujudkan Masa Depan Gemilang Generasi Batam

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah), disambut dengan tabuhan musik Kompang oleh Ibu-ibu pengajian Masjid AT-Taubah, Tiban, Kecamatan Sekupang, Batam, dalam kegiatan acara Safari Ramadan, Sabtu (1/5/2021) malam.
KORANBATAM.COM - Bagi Wali Kota Batam Muhammad Rudi, kerjasama melawan pandemi Covid-19 merupakan upaya memastikan masa depan yang lebih baik untuk generasi Batam di masa akan datang.
“Anak-anak kita punya masa depan yang mesti kita harus perhatikan,” kata Rudi saat Safari Ramadan di Masjid AT-Taubah Perumahan Delta/Maya Villa, Villa Sempurna 2 RW 13, Kelurahan Tiban, Kecamatan Sekupang, Batam, Sabtu (1/5/2021) malam.
Lanjut Rudi menerangkan bahwasannya, keterkaitan dua hal tersebut. Menurutnya, menyiapkan ekonomi yang baik adalah salah satu cara memastikan masa depan lebih baik. Tantangan ekonomi saat ini adalah bagaimana pandemi COvid-19 dapat teratasi. Semakin lama pandemi ini tak terselesaikan ekonomi akan semakin terpuruk dan butuh waktu yang tidak sebentar untuk kembali bangkit.
“Kalau investasi hengkang, butuh 5 sampai 10 tahun kembali lagi. Belum terlambat, sebelum ini semua terjadi, mari laksanakan prokes terutama pakai masker,” ajak Rudi.
Ia mengingatkan bahwa, Batam tidak memiliki hasil bumi yang melimpah seperti daerah lain, namun Batam memiliki anugerah lokasi yang strategis. Makanya, bergantung pada sektor jasa.
“Kalau tak ada kegiatan jasa, akan susah ekonomi kita. Usaha-usaha masyarakat tak akan berkembang, rumah makan tak ada yang kunjungi dan lain-lain,” ujarnya.
Untuk itu, ia bahkan mengaku tidak bosan di setiap kesempatan mensosialisasikan penerapan prokes, selain ikhtiar melalui program vaksinasi. Ia berharap pandemi ini di Batam, selesai pada bulan Desember tahun 2021 ini.
“Maka prokes wajib dilaksanakan. Kita tak boleh pasrah pada takdir. Takdir bagian terakhir, bagian awal adalah usaha yang sungguh-sungguh,” jelasnya.
Ia meminta semua elemen tidak abai. Terlebih menganggap pandemi ini adalah hal yang biasa, padahal sebaliknya hal yang luar biasa dan juga harus ditangani dengan semangat kolektif.
“Saya sampaikan, ini demi keselamatan rakyat saya,” ujarnya mengakhiri.


















































