- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Wakil Wali Kota Batam Tinjau Pasar Murah
Dorong Daya Beli Warga

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (tengah, kanan), bersama Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, meninjau pasar murah di Bengkong, Selasa (11/5/2021).
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau pasar murah, Selasa (11/5/2021). Keberadaan pasar tersebut untuk memenuhi kebutuhan warga menjelang lebaran dengan harga distributor.
“Yang banyak dibeli masyarakat adalah daging beku. Harga komoditas ini hanya Rp85 ribu per kilogram sedang harga di pasar Rp98 ribu. Antusias warga cukup tinggi, terlebih H-2 jelang Lebaran,” kata Amsakar.
Ia menyebutkan, daging merupakan salah satu komoditas yang sejak awal diprediksi mengalami lonjakan permintaan. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyediakan komoditas ini selain kebutuhan pokok seperti cabai, terigu, telur, dan sebagainya.
“Menjelang Lebaran, seperti daging ini, sangat mungkin mengalami lonjakan. Alhamdulillah komoditas yang dijual harganya jauh lebih murah di bawah harga pasar,” imbuh dia.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, menyebutkan program pasar murah ditujukan untuk menyediakan bahan pokok dengan harga distributor.
“Pada pasar murah ini ada juga tersedia daging hingga elpiji,” katanya.
Antusias masyarakat terhadap pasar ini, juga diungkapkan Ketua Asosiasi Distributor Bapok Kota Batam Aryanto.
“Untuk daging, satu titik bahkan ada yang habis 800 kilogram,” ujar dia.

















































