- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Wakil Wali Kota Batam dan Sekda Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Massal

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (dua dari kanan), bersama Sekda Batam, Jefridin Hamid, meninjau vaksinasi Covid-19 di Batam, Rabu (19/5/2021).
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, meninjau vaksinasi Covid-19 di Batam, Rabu (19/5/2021). Setidaknya, ada 16 titik vaksinasi yang digelar serentak, 15 di antaranya khusus kalangan lanjut usia (lansia) dan satu titik bagi pekerja dan pelayan publik.
“Kurang lebih 6.000 warga yang disuntik vaksin. Vaksinasi akan ditinjau langsung oleh Presiden Joko Widodo melalui virtual,” ujar Amsakar.
Pelaksanaan vaksinasi ini sebagai langkah pemerintah mengejar target vaksinasi sebanyak 800 ribu orang. Ia mengaku, antusiasme warga sangat tinggi untuk mendapatkan caksin tersebut.
“Tadi saya tinjau di mal Botania 2 dan Kampung Panglong. Alhamdulillah warga sangat antusias,” ujarnya.
Selain di dua tempat itu, pelaksanaan vaksinasi juga digelar di Sekolah Yos Sudarso, Fasilitas Umum (Fasum) Senjulung Nongsa, Lapangan Usman Harun Sungai Pancur Seibeduk, parkiran BTC Bidaayu, Yayasan Budha Tzu Chi Batu Selicin Lubuk Baja, Kantor Lurah Tanjunguncang, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Batam, Puskesmas Seilangkai, Sekolah Menengah Atas (SMA) 5 Batam, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mentarau, Gelanggang Olahraga (GOR) Raja Ja’far Sekupang, Puskesmas Tanjungsekuang, Litech Bengkong.
“Itu 15 titik bagi lansia. Sementara untuk pelayan publik dipusatkan di Harmoni One. Untuk target masing-masing lokasi bagi lansia sebanyak 200 orang dan masyarakat umum sebanyak 3.000 orang,” katanya.
Amsakar juga mengingatkan agar semua petugas dan peserta vaksinasi menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan mengantisipasi terjadinya kerumunan. Hal itu dinilai penting sebagai mengantisipasi risiko terjangkit Covid-19.
“Wajib memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas atau 5M,” kata dia.
Sementara itu, Jefridin menyampaikan hal serupa. Menurutnya, vaksin dan penerapan prokes yang ketat harus dilaksanakan beriringan.
“Selain masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan, jangan lupa jaga mobilitas, jaga imun dan istirahat yang cukup atau jangan begadang. Kita juga berdoa agar covid ini cepat teratasi,” kata Jefridin.
Imbaun Amsakar maupun Jefridin ini bukan tanpa alasan. Kepri disebut merupakan salah satu provinsi yang beberapa waktu terakhir, angka Covid naik.
“Maka pak presiden memberi perhatian khusus bagi Kepulauan Riau (Kepri). Mari sama-sama memutus penyebaran pandemi ini,” ajak Sekda.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum divaksin calon peserta diperiksa terlebih dahulu, hal ini untuk memastikan laik atau tidak mengikuti vaksinasi.
“Mensukseskan vaksinasi ini, kami turunkan sekitar 250 tenaga medis,” ujar Didi.


















































