- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Wakil Ketua KPPAD Anambas Kunjungi Sekolah, Pastikan Hak Pendidikan Anak Terpenuhi

Keterangan Gambar : Wakil Ketua KPPAD Anambas saat berkunjung ke sekolah di Palmatak
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Wakil Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepulauan Anambas, Yessi Susilawati, S.Pd melakukan kunjungan pengawasan terhadap beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas salah satunya sekolah yang ada di kecamatan Palmatak, Selasa (29/3/2022). Secara kualitas, pembelajaran jarak jauh pasti sangat berpengaruh pada kemampuan anak-anak dalam menerima dan memahami proses pembelajaran yang diberikan oleh para guru.
"Kita tahu bahwa keterbatasan ini, bukanlah semata terjadi pada Indonesia saja bahkan dunia luar pun ikut merasakan dampak yang kurang baik ini. Ditambah lagi dengan keterbatasan akses internet sehingga menyulitkan bagi sebagian masyarakat. Selama pembelajaran jarak jauh, mau tidak mau pihak orang tua harus menyediakan kuota internet untuk anaknya,"kata Yessi kepada media ini, Selasa (29/3/2022).
Dia menambahkan, untuk mensukseskan proses pembelajaran secara daring ini perlu semua pihak bersinergi. Inilah tujuan kita untuk melakukan pengawasan dengan turun langsung ke lapangan yaitu ke salah satu sekolah yang ada di Kecamatan Palmatak.
"Ada beberapa sekolah yang memang kesulitan dalam memberikan materi pelajaran dan tak jarang para guru mendatangi langsung dari rumah ke rumah demi terlaksananya pelaksanaan pembelajaran daring yang benar,"ujarnya.
Dia berharap dengan adanya penerapan PTM ini anak akan mendapatkan hak pendidikannya dengan baik dan benar sesuai dengan aturan undang-undang Perlindungan Anak. Salah satu kebijakan yang diambil pemerintah untuk menghindari kehilangan pembelajaran (learning loss) saat ini adalah dengan menggelar pendidikan tatap muka, namun masih dalam jumlah ataupun dengan kondisi yang terbatas.
"Sekolah bisa menjalankan proses pembelajaran tatap muka tetapi harus menjalankan beberapa macam ketentuan sesuai anjuran pemerintah seperti menjalankan protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak," ujarnya.
Menurutnya dengan menggunakan masker mencuci tangan secara rutin serta penerapan kebiasaan hidup bersih selama berada di lingkungan sekolah. Maka dari inilah peran dan tanggung jawab kami dalam upaya pengawasan di masa pandemi covid-19 untuk memastikan bahwa anak-anak senantiasa bisa mendapatkan pendidikan dengan baik. (red)


















































