- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Wakapolres Anambas Dorong Pemkab Lakukan Tes Urine Seluruh Pegawai

Keterangan Gambar : Wakapolres Anambas saat gelar konferensi pers, Rabu(11/11/2025).
MELAYUNEWS.COM,ANAMBAS - Polres Kepulauan Anambas dorong pemerintah kabupaten Kepulauan Anambas lakukan penyuluhan dan tes urine bagi seluruh ASN di lingkungan pemkab Anambas.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolres Anambas, Kompol Shallahuddin pada saat konferensi pers terkait penangkapan seorang camat beserta dua orang lainnya dan sejumlah barang bukti sabu dan alat hisap (bong)
“Kami sudah sampaikan ke Bupati agar setiap OPD dan kecamatan mendapat penyuluhan dan tes urine berkala. Mudah-mudahan minggu ini atau minggu depan bisa terealisasi,” kata Sallahuddin, Selasa (11/11/2025).
Ia menambahkan, pelaksanaan tes urine membutuhkan dukungan anggaran dan alat pendeteksi, sehingga pihaknya akan segera bertemu kembali dengan Pemkab Anambas untuk membahas teknis pelaksanaannya.
“Harapan kami, setiap ASN bisa diperiksa secara rutin agar pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur benar-benar berjalan,” harapnya.
Polres Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba hingga ke kalangan pejabat daerah, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin berubah melalui rehabilitasi.
“Kami tidak hanya menindak, tapi juga memberi jalan bagi masyarakat yang mau lepas dari ketergantungan narkoba,” tegas Sallahuddin menutup Konfrensi Pers.(Ferenki)
















































