- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Usai Divaksin, Walikota Batam Merasa Haus dan Lapar

Keterangan Gambar : Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam disuntik vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021).
KORANBATAM.COM - Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam disuntik vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021). Rudi mengaku, usai divaksin, tidak ada gejala apapun. Ia hanya merasa lapar dan haus sehingga ia tak segan menyantap pisang saat berlangsung kegiatan di Kantor Wali Kota.
“Alhamdulillah, saya sudah divaksin. Sudah 2,5 jam ini, tidak masalah. Itu pun mungkin karena tadi pagi saya tak sarapan,” kata Rudi.
Rudi mengaku, sejak pencanangan vaksinasi Covid-19 di Batam ia mau divaksin. Namun, karena ketentuan tak membolehkan, sehingga ditunda. Seiring waktu, ketentuan berubah dan Rudi diperbolehkan mendapat vaksin Covid-19.
“Tadi tekanan darah masih 160, tapi sudah boleh divaksin. Ini bentuk dukungan kita semua menyukseskan vaksinasi Covid-19 dan berupaya menyelesaikan permasalahan Covid-19 di Batam,” ujarnya.
Usai divaksin, Rudi langsung menuju Kantor Wali Kota Batam untuk meluncurkan aplikasi BAZNAS Batam. Tiba di Kantor Wali Kota Batam, pukul 09.00, dengan baju putih, Rudi terlihat bugar.
Untuk diketahui, Wali Kota disuntik vaksin Covid-19 bersama pejabat Eselon I, II, III dan IV di lingkungan BP Batam. Vaksinasi tersebut dilaksanakan 08.30 di Balairungsari lantai III Gedung Utama BP Batam.
Untuk itu, Rudi mengajak semua masyarakat Batam tidak takut divaksin. Ia mengatakan, vaksin sebagai tameng diri dalam melawan virus. Kalau vaksin dan jadwal sudah ada, ia meminta masyarakat segera ikut karena pemerintah yang menyediakan vaksinnya.
“Dengan suksesnya vaksinasi, akan menjadi momentum keberhasilan bersama dalam menangani Covid-19. Seiring itu, menjadi kebangkitan ekonomi Batam,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyampaikan untuk tahap II vaksinasi Covid-19 akan menyasar 7.272 orang. Vaksinasi tersebut setelah mendapat vaksin sebanyak 1.540 vial.
“Tahap ini khusus bagi pelayan publik dan kelompok lanjut usia yang akan dilaksanakan hingga akhir Maret,” ujar Didi.
Sesuai data Dinkes Batam, ada 31 kelompok dalam vaksinasi tahap II tersebut. Jumlah tersebut di antaranya dari kalangan wartawan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, hingga Lembaga Adat Melayu (LAM).
“Jadwalnya sudah ada, dan pelaksanaan vaksinasi sudah ditentukan,” katanya mengakhiri.

















































