- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Unit SAR Jemaja Dibentuk, Upaya Pertolongan dan Pencarian Semakin Baik

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Untuk meningkatkan kecepatan penanganan musibah yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra, bersama Kepala Kantor Badan SAR Nasional Natuna meresmikan gedung unit siaga SAR Jemaja yang terletak di Jalan Kampung Baru, kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (21/3/2022).
Dalam arahannya, Wan Zuhendra menyebutkan, tiga hal yang perlu diniatkan oleh para peserta yang mengikuti pelatihan dalam meningkatkan profesionalisme dan kemampuan kerja.
"Pertama kerja ini adalah kerja sosial maka landasannya adalah ketulusan karena berkaitan dengan upaya menolong sesama manusia. Kedua harus ada kemampuan dan yang ketiga adalah dedikasi yaitu bersedia untuk meluangkan waktu tenaga dan pemikiran," terangnya.
Dirinya juga berpesan kepada setiap peserta untuk serius dan antusias mengikuti bimbingan teknis nantinya. Disana akan ada penyampaian materi dan praktek di Pantai Padang Melang.
" Kami harap para peserta nantinya antusias bertanya untuk hal-hal tertentu dan jangan malu-malu," ungkapnya.
Masih dikatakannya, guna mendukung pelayanan pencarian dan pertolongan oleh Kantor Unit Siaga SAR, pihaknya berkomitmen untuk memberikan bantuan alat PLB (Personal Lucator Beacon) kepada para nelayan agar nantinya dapat memberikan sinyal darurat apabila mengalami kecelakaan di laut.
"Bantuan ini nantinya akan kita berikan secara bertahap kepada nelayan sesuai kemampuan daerah tahun 2023,"katanya.
Dirinya menjelaskan, alat PLB itu nantinya secara otomatis dapat memberikan pancaran sinyal darurat kepada Basarnas.Dari sinyal itu nantinya akan diketahui titik koordinat posisi kapal itu dimana.
Sementara, Kepala Kantor Badan SAR Nasional Natuna, Mexianus Bekabel,S.sos.,M.M menyebutkan dukungan pemerintah daerah sangat luar biasa. Dengan terbentuknya unit Siaga di Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas semakin cepat kita mengantisipasi akan terjadinya musibah.
"Saya bersyukur atas dukungan penuh pemerintah daerah kabupaten kepulauan Anambas sehingga terbentuk unit siaga SAR jemaje ini. Hal ini menandakan adanya perhatian penuh dari pemerintah daerah," ujarnya.
Dia juga menyampaikan pihaknya akan semakin terbantu dengan adanya unit SAR di Jemaja sehingga memudahkan para petugas SAR dalam melaksanakan tugasnya.
" Kalau sudah ada unit SAR seperti ini, maka ketika ada informasi dari masyarakat jika ada musibah minimal 30 dapat informasi langsung terjun kelapangan," ujarnya. (red )

















































