- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Tinjau Vaksinasi di Madiun dan Bangkalan, Dua Jenderal: Perkuat Protokol Kesehatan, Jangan Sampai Kendor

Keterangan Gambar : Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri), bersama Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (kanan), saat meninjau langsung pelaksaaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun dan Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (18/6/2021).
KORANBATAM.COM - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, bersama Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, hari ini akan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Madiun dan Bangkalan, Jawa Timur. Keduanya akan meninjau langsung pelaksaaan vaksinasi yang sedang digencarkan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.
Kepala Divisi (Kadiv) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Irjen Pol Argo Yuwono, mengungkapkan, fokus kunjungan kerja Panglima dan Kapolri ke Madiun dan Bangkala karena dua wilayah itu kasus Covid-19 sangat tinggi.
“Di Madiun angka Covid-19 meningkat, karena ada klaster pernikahan,” kata Argo dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021).
Menurut dia, selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Panglima dan Kapolri juga akan melihat sejumlah Pos Komando (Posko) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di wilayah tersebut. Untuk memperketat penerapan PPKM akan di back up oleh Brigade Mobil (Brimob) dan Marinir.
“Masing-masing posko PPMK akan di back up 1 kompi pasukan,” ujarnya.
Jenderal dua itu berharap, penerapan PPKM di wilayah zona merah dan kuning dilakukan dengan maksimal.
“Perkuat juga protokol kesehatan jangan sampai kendor,” ujarnya.
Sumber: Bidhumas Polda Kepri
















































