- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
Tinjau Vaksinasi 1.300 Karyawan Mal, Rudi: Ini Bagian Upaya Tangani Covid-19

Keterangan Gambar : Foto bersama usai melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi karyawan dan tenant di Nagoya Hill Shopping Mall, Batam, Sabtu (29/5/2021) pagi.
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau vaksinasi Covid-19 bagi 1.300 karyawan dan tenant di Nagoya Hill Shopping Mall, Sabtu (29/5/2021) pagi. Rudi berharap, dengan vaksinasi tersebut, penyebaran Covid-19 di pusat perbelanjaan bisa diantisipasi.
“Mudah-mudahan kita bisa melewati gelombang ketiga (penyebaran Covid-19). Sekarang kita jangan berpikir takut rugi dulu, kalau Covid-19 beres, baru kita bakal mendapatkan untung,” kata Rudi.
Ia mengatakan, Batam saat ini memiliki kebijakan pembatasan pergerakan masyarakat. Ia juga meminta pengelola mal untuk mendukung dan menerapkan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan tersebut.
“Vaksinasi ini juga bagian dari upaya kita menangani Covid-19. Usai divaksin, semua masih tetap wajib menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Marlin Agustina, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, dan beberapa pejabat lain itu, Rudi mengatakan bahwa, penanganan Covid-19 di Batam terus digencarkan. Salah satunya, mengantisipasi penularan melalui pasien tanpa gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG).
“Pasien OTG kita kumpulkan semua di Asrama Haji untuk menjalani masa karantina demi memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya.
Bagi Rudi, kebijakan tersebut dinilai efektif agar karantina mandiri benar-benar mampu menjadi solusi mengantisipasi penularan Covid-19 meluas.
“Kita punya kewajiban menyelamatkan nyawa orang lain dan tidak menularkan virus kepada orang lain,” ujar dia.
Rudi tak lupa mengingatkan semua tenant di mal untuk mengikuti aturan yang termuat dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam untuk membuat jarak dan membatasi pengunjung agar tidak terjadi kerumunan. Sejumlah fasilitas penunjang protokol kesehatan juga harus dilengkapi.
“Mari sama-sama kita melawan Covid-19 ini dengan protkes 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” katanya mengakhiri.







































.jpg)











