- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Tingkatkan Telekomunikasi, Kepri Terima Bantuan 78 BTS dari Kementerian Kominfo

Keterangan Gambar : Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat diwawancarai wartawan. (dok)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyampaikan jika Provinsi Kepulauan Riau memperoleh bantuan 78 Base Transceiver Station (BTS) dari Kementerian Kominfo untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi di daerah itu.
"Kita ada bantuan dari Kemenkominfo 78 BTS. Ini untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi di Kepri, apalagi daerah kita sebagai daerah perbatasan perlu ditingkatkan infrastruktur telekomunikasi baik internet dan jaringan telekomunikasi lainnya," kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Sabtu (20/3/2022).
Ansar juga menyebut jika akses telekomunikasi di Kepri masih banyak butuh perhatian khususnya dipulau-pulau yang tersebar di Kepri. Dia menilai saat ini dengan digitalisasi perlu adanya pemerataan jaringan telekomunikasi sehingga bisa menyentuh seluruh daerah terutama daerah perbatasan dengan negara tetangga.
"Daerah kita Kepulauan sehingga akses internet atau telekomunikasi memang sangat penting menyentuh kemasyarakat terutama pulau perbatasan dengan negara tetangga," ujar dia.
Menurut dia, saat ini akses telekomunikasi sudah merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ditambah lagi, era digitalisasi perlu peningkatan pelayanan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
" Sekarang ini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Sekarang semua sudah butuh internet, oleh karena itu perlu kita tingkatkan akses telekomunikasi ini," katanya. (red)

















































