- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Tim SAR dan Gabungan Lakukan Pencarian Nelayan Hilang saat Mencari Umpan

Keterangan Gambar : Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap nelayan hilang, Jumat(6/1/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Salahsatu nelayan asal Siantan dinyatakan hilang karena pompong yang dikendarai nelayan tersebut ditemukan tanpa awak kapal. Kepala Kantor SAR Natuna, Mexianus menceritakan korban pergi melaut dari pulau Nyamuk di tanggal 4 Januari diketahui korban(Ashadi) bermalam di pulau Lintang bersama nelayan lain.
Kemudian di pagi dini hari tanggal 5 Januari 2023 korban berencana berangkat bersama untuk mencari umpan namun korban berangkat terlebih dahulu. Pada sekitar pukul 7.00 WIB ditemukan pompong nelayan tanpa awak yang diyakini pompong korban.
Sekitar pukul 9.40 WIB Pos SAR Anambas menerima laporan dari nelayan Anambas kemudian informasi diteruskan kepada Kantor SAR Natuna untuk di tindaklanjuti. Hingga dengan sore hari (05/01) pukul 17.10 WIB Kantor SAR Natuna melalui Pos SAR Anambas bersama Potensi SAR dari TNI/POLRI, BPBD, HNSI dan masyarakat nelayan telah melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi pompong di temukan yang merupakan titik duga korban hilang.
"Upaya koordinasi dan pencarian telah kita upayakan bersama masyakat nelayan dan TNI/POLRI, BPBD, HNSI. Hingga dengan sore tadi pencarian kita hentikan sementara terkait cuaca dan gelombang yang dilaporkan dari tim di lapangan mencapai 2-4 meter. Namun upaya koordinasi masih kita lakukan dengan pihak instansi terkait, " ujar Mexi saat di konfirmasi, Jumat (6/1/2023). (red )

















































