- Tolak Pengosongan Sepihak, Jemaat POUK Chapel USU Surati Rektor Minta Audiensi
- TMP Sukseskan Liga Top Skor Batam 2026, Wagub Nyanyang Lepas Dua Tim Wakili Kepri ke Babak Nasional
- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
Speedboat Mati Mesin Ditengah Laut, Tim SAR Evakuasi 10 Penumpang

Keterangan Gambar : Tim SAR Anambas saat evakuasi penumpang speedboat yang mati mesin ditengah laut, Sabtu(23/11/2024).
MELAYUNEWS. COM, ANAMBAS - Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B Natuna, Evakuasi 10 orang dalam insiden speedboat mati mesin di perairan Pulau Telaga, Kabupaten Kepulauan Anambas,Sabtu (23/11)
Awalnya informasi diterima dari Polsek Siantan, Tarempa, sekitar pukul 14.45 WIB
dengan kronologi speedboat berangkat dari Pulau Jemaja menuju Tarempa dengan jumlah penumpang sebanyak 10 orang. Lalu ditengah perjalanan diketahui kapal mengalami mati mesin hingga dilaporkan kepada Tim SAR.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B Natuna, Abdul Rahman, S.E., mengerahkan dukungan Operasi SAR terhadap insiden speedboat mati mesin melalui unsur Pos SAR Anambas dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Natuna.
Diketahui lokasi terjadi insiden speedboat mengalami mati mesin pada koordinat 2° 58.81 N 105° 57.12 E, berjarak 22.5 nm dari Pos SAR Anambas.
Bersama unsur SAR Gabungan TNI/Polri dan masyarakat pulau Telaga, seluruh penumpang berhasil diselamatkan dan kemudian di evakuasi menuju Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas sekitar pukul 18.05 Wib.
"Kami bersyukur, seluruhnya bisa diselamatkan dan di evakuasi ketempat yang aman sehingga tidak terjadi hal - hal yang mengganggu keselamatan jiwa manusia" Jelas Abdul Rahman, S.E., sesaat setelah Tim SAR Gabungan, terdiri dari Pos SAR Anambas dan Polsek Siantan kembali dari Operasi SAR. (Red/Mhr)
Adapun Daftar Nama Penumpang Speedboat :
1. Asfan (60) Tahun
2. Helin (50) Tahun
3. Sofina (25) Tahun
4. Pudin (32) Tahun
5. Kankan (55) Tahun
6. Ramidi (41) Tahun
7. Welly (23) Tahun
8. Iskandar (40) Tahun
9. Buskardi (60) Tahun
10. Amri (48) Tahun



















































