- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Sekda Anambas: Pelantikan Aneng-Raja Bayu Diundur Jadi 20 Februari 2025

Keterangan Gambar : Sekda kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas terpilih periode 2024-2029, Aneng dan Raja Bayu Febri Gunadian yang rencananya akan dilaksanakan pada 6 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta diundur menjadi tanggal 20 Februari 2025.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.H., M.M., usai melaksanakan rapat di Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (5/2/2025).
Sahtiar mengatakan bahwa pada Senin (3/2/2025) Kementerian Dalam Negeri, Tito Karnavian mengundang Sekda dan Ketua DPRD seluruh Indonesia untuk hadir mengikuti rapat via Zoom. Dalam rapat itu membahas tentang penundaan pelantikan kepala daerah terpilih.
"Jadi kemarin hari Senin (3/2/2025) kita diundang via zoom oleh Kemendagri untuk hadir mengikuti zoom penjelasan keterkaitan dengan penundaan pelantikan," ucapnya saat diwawancarai.
Sahtiar menerangkan, dari hasil rapat via zoom tersebut, pelantikan kepala daerah terpilih yang rencana awalnya akan dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2025 itu diundur menjadi tanggal 20 Februari 2025. Alasan penundaan pelantikan ini menyangkut dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada yang bersengketa.
"Pak menteri Tito menyampaikan bahwa pelantikan akan dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2025," sebutnya.
Selain itu, Sahtiar pun menyampaikan bahwa untuk di Anambas, pihaknya juga telah mempersiapkan perihal penyambutan bupati dan wakil bupati yang baru nanti setelah pelantikan selesai.
"Seperti biasa nanti kita akan adakan penyambutan adat, tepung tawar dan selamatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM). Apakah akan dilaksanakan di BPMS atau di rumah dinas, itu nanti kita akan putuskan, kita lihat situasi dan kondisinya dulu," imbuhnya. (Jo/red).

















































