- Gandeng IZI, JNE Medan Dorong Pertumbuhan UMKM melalui Program Lapak Berkah
- DFSK Perkenalkan Emblem Baru Kenderaan Komersial di PEVS 2026, Tandai Penguatan Identitas Lini Produk
- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
Safari Ramadhan di Baloi Kusuma Indah, Amsakar Ajak Kebersamaan Membangun Batam

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad saat silaturahmi dengan warga Komplek Baloi Kusuma, Batu Selicin, Batam, Selasa(11/4/2023).
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Membangun kesadaran kolektif, merupakan salah satu poin yang disampaikan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat safari Ramadan di Masjid Ar Rahman Komplek Baloi Kusuma Indah Batu Selicin, Lubuk Baja, Selasa (11/4/2023).
"Yang dibutuhkan di Batam membangun energi kolektif, senantiasa meneguhkan spirit positif dan membangun silaturahmi satu sama lain," kata Amsakar.
Kerap ia sampaikan, bahwa pembangunan yang kini masif dilakukan di era Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad salah satunya tidak lepas dari kekuatan kolektif ini.
"Intinya, mari kita terus eratkan kolektivitas ini, salah satunya melalui silaturahmi," ujar dia.
Sejalan dengan harapan ini, Amsakar juga berharap, hendaknya persepsi negatif tidak ditumbuhkembangkan di Batam. Mewujudkan ini, Ramadan merupakan momen terbaik untuk merubah hal tersebut ke arah yang lebih bermanfaat.
"Kalau silaturahmi dapat kita bangun energi positif, saya yakin kita bisa menghindari energi-energi negatif," harap dia.
Lanjut dia, Ramadan 1444 Hijriah memasuki 10 hari terakhir, ia mengajak masyarakat, khususnya umat muslim agar dapat memanfaatkan momen yang tersisa sebaik mungkin untuk mengoptimalkan dalam meraih keberkahan.
"Mari optimalkan 10 hari yang tersisa Ramadan ini sehingga betul-betul mengantarkan kita ke derajat yang taqwa. Lalu pada saatnya nanti kita menjadi insan yang fitri," pungkasnya.(mcb/red)
Editor : Jhon



















































