- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Sadar Pentingnya Jaminan Sosial, Anambas Masuk Nominasi Paritrana Award

Keterangan Gambar : Bupati Anambas, Abdul Haris. /Jhon/KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Memiliki kesadaran akan pentingnya jaminan sosial, Kabupaten Kepulauan Anambas masuk nominasi 8 penghargaan tertinggi Paritrana Award dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) Republik Indonesia (RI).
“Alhamdulillah kita masuk nominasi penghargaan Paritrana Award, bahkan akan dilakukan wawancara kandidat (penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan),” kata Bupati Anambas, Abdul Haris, Selasa (9/3/2021).
Masuknya Anambas dalam dominasi Paritrana Award, ungkap orang nomor satu di Kepulauan Anambas itu, tak lepas komitmen Haris-Wan dalam programnya untuk mensejahterakan masyarakat.
Lebih jauh ia mengungkapkan, bahwa, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki arti penting dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja. Oleh karena itu, negara telah menyusun landasan kebijakannya dengan pembentukan Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional serta UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial yang meliputi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Mendukung pemerintah pusat, serta mensejahterakan masyarakat daerah ini, Pemerintah Daerah (Pemda) telah melindungi 4.839 perkerja sektor informal dengan BPJAMSOSTEK,” katanya.
Haris pun berharap agar program perlindungan bagi masyarakat ini dapat terus berjalan dan dapat terus dinikmati oleh masyarakat.
(red)





































.jpg)












