- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Percepat Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 100 Pelaku Wisata Disuntik Vaksin Covid-19

Keterangan Gambar : Direktur Eksekutif BPPD Kota Batam, Eddy Sutrisno (kiri), menyaksikan langsung salah seorang pelaku Pariwisata di Batam disuntik vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Hj Bunda Halimah, Batam Centre, Senin (22/3/2021).
KORANBATAM.COM - Vaksinasi Covid-19 di Kota Batam digencarkan. Kali ini sebanyak 100 pelaku pariwisata kembali disuntik vaksin di Rumah Sakit Hj Bunda Halimah, Batam Centre, Batam, Senin (22/3/2021), guna mempercepat pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Eddy Sutrisno, menyebutkan pada gelombang kedua ini sebanyak 100 pelaku pariwisata divaksin. Eddy menyampaikan, sebelumnya awal bulan Maret lalu, 20 pelaku pariwisata divaksin Covid-19 terdiri dari ketua asosiasi dan perhimpunan pariwisata berdomisili di Kota Batam. Vaksinasi Covid-19 ini merupakan program dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.
“Hari ini kita kembali melanjutkan vaksinasi Covid-19 bagi pelaku pariwisata, alhamdulillah hari ini sebanyak 100 orang divaksin,” kata Eddy.
Menurutnya, vaksin adalah salah satu cara untuk menguatkan atau memulihkan kembali pariwisata Kota Batam khususnya dan Kepri umumnya. Apalagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempunyai terobosan besar, yakni adanya Safe Travel Corridor Arrangement (STCA) atau Pengaturan Koridor Perjalanan yang Aman pada dua zona yang rencananya akan dibuka pada 21 April 2021 di Batam dan Bintan dengan konsep travel bubble.
“Sebelumnya di kawasan Nongsa sendiri, 1.500 pelaku pariwisata telah di vaksin Covid-19 disaksikan oleh Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno dalam rangka mempersiapkan Travel Bubble. Ini angin segar bagi Batam dan Bintan Kepri,” terangnya.
Vaksin Covid-19 bagi pelaku pariwisata Kota Batam ini akan terus berlanjut untuk mendapatkan kepercayaan dan menunjukkan bahwa Batam sudah siap menerima wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sementara, Ketua Perhimpunan Rumah Makan Indonesia Kota Batam, Endang Sumantri, mengapresiasi dilakukannya vaksinasi bagi pelaku pariwisata di Kota Batam. Pada pelaksanaanya kegiatan ini berjalan dengan baik. Sebelum divaksinsi, ada beberapa tahapan yang dilalui peserta, mulai dari pendaftaran, cek kesehatan, dan cek tensi darah.
“Vaksin Covid-19 program yang bagus dalam rangka menggairahkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan pelaksanaan vaksinasi ini sebagai langkah pemerintah dalam menyelesaikan Covid-19 di Kota Batam dan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Batam. Ardi berharap semua masyarakat dan pelaku pariwisata bisa ikut di vaksin Covid-19 bukan hanya di Nongsa semua akan di vaksin bertahap.
“Semoga yang lain juga segera menyusul dan ketersediaan vaksin dapat menjangkau banyak sasaran,” ujar Ardi.
Ardi mengingatkan agar terus menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) di tempat wisata.
“Pesan Pak Wali (Muhammad Rudi) untuk selalu menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, menjaga jarak atau menghindari kerumunan sebagai cara mencegah penularan Covid-19,” ujarnya.


















































