- MOGUL Burger Favorit Jakarta Kini Hadir di Medan, Buka Gerai Perdana di Sun Plaza
- Gunakan Kompresor Tangkap Ikan, Empat Nelayan Asal Tarempa Diamankan
- Jelang Lebaran, Jumlah Pengungsi Bencana Alam Sumut Turun Drastis
- Penemuan Mayat Perempuan di Tumpukan Sampah Gegerkan Warga Serdang Bedagai
- Wali Kota Medan Sampaikan LKPJ 2025, IPM dan Pertumbuhan Ekonomi Meningkat
- Jelang Lebaran, Polres Sergai Beri Apresiasi untuk Personel hingga Insan Pers
- Kapolres Sergai Pimpin Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Lahan 2 Hektar
- Bandit Spesialis Curanmor 25 TKP Akhirnya Diciduk Sat Reskrim Polres Sergai
- Tips Mudik 2026 Aman ala Polsek Bengkong, Nyaman dan Selamat sampai Tujuan
- Nuzul Quran Menjadi Pengingat bagi Seluruh Umat Muslim untuk menjadikan Al-Quran sebagai Pedoman Hidup
Penemuan Mayat Perempuan di Tumpukan Sampah Gegerkan Warga Serdang Bedagai

Keterangan Gambar : Warga Dusun V Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di tumpukan sampah, Senin (9/3/2026).
MELAYUNEWS.COM, SERDANG BEDAGAI – Warga Dusun V Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di tumpukan sampah belakang rumah warga, Senin (9/3/2026). Korban diketahui bernama Irawati (59), warga Dusun V Desa Pulau Gambar, dengan alamat sesuai KTP di Dusun I Desa Timbang Deli, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.
Peristiwa tersebut langsung ditangani jajaran Polsek Dolok Masihul bersama personel Polres Sergai dengan melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Dolok Masihul AKP HD. Simanjuntak, S.H., didampingi Waka Polsek IPTU Sunarto, S.H., KBO Sat Reskrim Polres Sergai IPTU Qory Oloan Siregar, S.H., M.H., Kanit Intelkam IPDA NL. Sembiring, serta personel lainnya termasuk tim Identifikasi Inafis Polres Sergai AIPTU Sahat M.P. Siregar, turun langsung ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.
Turut hadir dalam kegiatan olah TKP tersebut Camat Serba Jadi Sry Rahmayani Saragih, S.H., Sekcam Serba Jadi Endang Wahyu Ningsih, SST, Kepala Desa Pulau Gambar Suriadi, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Kronologis Penemuan
Kapolsek Dolok Masihul melalui Ps Kasi Humas Polres Sergai IPTU LB Manulang menjelaskan bahwa penemuan mayat bermula saat seorang warga bernama Basri alias Abas mencium bau tidak sedap ketika membuka pintu rumahnya untuk makan sahur sekitar pukul 02.00 WIB.
Karena merasa curiga terhadap bau tersebut, sekitar pukul 03.00 WIB Basri melaporkan kepada Kepala Dusun V Desa Pulau Gambar, Setiawan. Selanjutnya, Setiawan bersama beberapa warga mencoba menelusuri sumber bau tersebut sekitar pukul 03.30 WIB hingga pukul 04.15 WIB, namun saat itu belum ditemukan sumbernya.
Pada pagi harinya sekitar pukul 09.00 WIB, Setiawan kembali melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Pulau Gambar, Suriadi. Sekitar pukul 09.30 WIB, kepala desa bersama perangkat desa melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 10.00 WIB, seorang warga bernama Joko Susanto yang juga kepala dusun setempat menemukan bagian kaki manusia di tumpukan sampah di belakang rumah Basri. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Polisi Lakukan Olah TKP
Mendapat laporan tersebut, sekitar pukul 11.45 WIB, Kapolsek Dolok Masihul bersama personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan cek dan olah TKP.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tumpukan sampah. Polisi kemudian memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Selanjutnya, sekitar pukul 12.20 WIB, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
“Dari hasil cek dan olah TKP sementara, korban diduga merupakan korban pembunuhan. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” ujar IPTU LB Manulang.
Penemuan mayat tersebut sempat menghebohkan warga Kecamatan Serba Jadi dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.(SP)
















































