- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
Pemkab Anambas Diskusikan Relokasi Pedagang Kaki Lima di Jembatan SP I

Keterangan Gambar : Sekda Anambas, Sahtiar saat di wawancara oleh awak media, Selasa (6/6/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan Rapat Koordinasi Relokasi Pedagang Kaki Lima yang berada di sepanjang jalan Selayang Pandang (SP) I Tarempa.
Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas pada Selasa, 06 Juni 2023.
Rapat Koordinasi Relokasi Pedagang Kaki Lima ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar dan dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sekda Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar mengatakan bahwa, sehubungan dengan tahap Renovasi Jalan Selayang Pandang (SP) I maka para pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang jalan tersebut akan di Relokasi ke daerah Tanjung Momong.
" Rencana Relokasi ini sudah kita bicarakan dengan teman-teman Pedagang dan mereka sudah tau, tinggal menyangkut masalah waktunya saja kapan, maka dari itu kita melaksanakan rapat ini," ucap Sahtiar usai melaksanakan rapat tersebut.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) nanti akan memusatkan lokasi pemindahan sementara para pedagang kaki lima tersebut, dan pedagang yang membangun tempat berjualan mereka tidak boleh permanen karena sewaktu-waktu nanti akan dipindah.
" Konsep selanjutnya untuk kita buat permanen disitu, kita bicarakan nanti. Supaya selesai dulu tentang status pemanfaatan lokasi tersebut," ujar Sahtiar.
Sahtiar juga menambahkan bahwa informasi dari Dinas PU, sebulan dari sekarang adalah waktu untuk memindahkan para pedagang yang berjualan di sekitaran jalan SP I Tarempa tersebut.
Nantinya di lokasi tersebut juga akan digunakan oleh warga Desa Tarempa Timur untuk melakukan aktivitas olahraga karena mereka sebentar lagi akan mengadakan turnamen sepakbola.
" Kita juga akan membuat tempat bermain anak-anak di lokasi tersebut supaya disana itu jadi ramai pengunjung," tambah Sahtiar.(Johanda)

















































