- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Pemkab Anambas Diskusikan Relokasi Pedagang Kaki Lima di Jembatan SP I

Keterangan Gambar : Sekda Anambas, Sahtiar saat di wawancara oleh awak media, Selasa (6/6/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan Rapat Koordinasi Relokasi Pedagang Kaki Lima yang berada di sepanjang jalan Selayang Pandang (SP) I Tarempa.
Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas pada Selasa, 06 Juni 2023.
Rapat Koordinasi Relokasi Pedagang Kaki Lima ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar dan dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sekda Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar mengatakan bahwa, sehubungan dengan tahap Renovasi Jalan Selayang Pandang (SP) I maka para pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang jalan tersebut akan di Relokasi ke daerah Tanjung Momong.
" Rencana Relokasi ini sudah kita bicarakan dengan teman-teman Pedagang dan mereka sudah tau, tinggal menyangkut masalah waktunya saja kapan, maka dari itu kita melaksanakan rapat ini," ucap Sahtiar usai melaksanakan rapat tersebut.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) nanti akan memusatkan lokasi pemindahan sementara para pedagang kaki lima tersebut, dan pedagang yang membangun tempat berjualan mereka tidak boleh permanen karena sewaktu-waktu nanti akan dipindah.
" Konsep selanjutnya untuk kita buat permanen disitu, kita bicarakan nanti. Supaya selesai dulu tentang status pemanfaatan lokasi tersebut," ujar Sahtiar.
Sahtiar juga menambahkan bahwa informasi dari Dinas PU, sebulan dari sekarang adalah waktu untuk memindahkan para pedagang yang berjualan di sekitaran jalan SP I Tarempa tersebut.
Nantinya di lokasi tersebut juga akan digunakan oleh warga Desa Tarempa Timur untuk melakukan aktivitas olahraga karena mereka sebentar lagi akan mengadakan turnamen sepakbola.
" Kita juga akan membuat tempat bermain anak-anak di lokasi tersebut supaya disana itu jadi ramai pengunjung," tambah Sahtiar.(Johanda)






































.jpg)












