- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
Lantai Gedung SMPN 5 Harung Hijau Amblas, Harap Pemkab Anambas Segera Lakukan Perbaikan

Keterangan Gambar : Terlihat lantai SMP Negeri 5 ambles butuh perbaikan secepatnya.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Proses aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 5 Harung Hijau, Kecamatan Siantan Selatan agak sedikit terhambat.
Pasalnya, lantai gedung yang digunakan untuk ruang majelis guru di sekolah tersebut ambles dan berpotensi mengakibatkan bangunan rentan roboh.
Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Harung Hijau, Diah Mertianti mengatakan bahwa gedung yang dibangun pada tahun 2014 tersebut mulai terjadi retakan pada tahun 2016 lalu saat terjadi banjir bandang.
"Kalau retakannya itu sudah ada sejak tahun 2016 lalu saat terjadi banjir bandang. Nah dari retakannya itu keluar air," ucapnya saat diwawancarai MELAYUNEWS.COM, Selasa (1/10/2024).
Hingga pada pagi tadi, lanjutnya, mereka melaksanakan kegiatan belajar bersama di gedung tersebut dan tiba-tiba saja terdengar suara retakan yang selanjutnya lantai tersebut amblas.
"Nah, mungkin karena barusan tadi kami ada kegiatan belajar bersama disini mengakibatkan keramik lantai disini tadi retak berbunyi dan ambles sehingga kami pun lari ketakutan," ujarnya.
Untuk itu, Diah pun berharap kepada pemerintah daerah agar bisa segera melakukan perbaikan terhadap gedung tersebut agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
"Kami berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan, supaya kami pun lebih nyaman untuk bekerja dalam proses belajar mengajar disini," harapnya.
Sementara itu, Kasi Kelembagaan dan Sarpras Disdikpora Anambas, Kholid Sulthon yang mendapat laporan tentang amblesnya lantai gedung tersebut langsung terjun ke lokasi.
Kholid mengatakan bahwa untuk menghindari potensi bahaya yang mungkin saja terjadi, sementara ini ruang majelis guru telah dialihkan ke ruangan yang lain.
"Untuk sementara ruangan majelis guru ini kita alihkan ke tempat yang lain, karena ini membahayakan untuk kegiatan sekolah ini," sebutnya.
Menurut Kholid, amblesnya lantai gedung tersebut akibat adanya aliran air. Namun untuk lebih memastikan, ia akan berkoordinasi dengan tenaga ahli untuk kemudian melakukan perbaikan terhadap bangunan tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuat Detail Engineering Desain (DED) untuk perbaikan gedung tersebut yang akan diusulkan dalam APBD murni tahun 2025.
"Kemarin kita udah buat DED untuk perbaikan gedung ini, tinggal anggarannya kita masih menunggu APBD murni nanti," ungkapnya. (Johanda).

















































