- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
KPK Kembali Periksa Dua Kepala Dinas Bintan Terkait Dugaan Korupsi Barang Kena Cukai

Keterangan Gambar : Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. /dok Biro Humas KPK
KORANBATAM.COM - Tim penyidik Komisi pemberantas Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pejabat sebagai saksi dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (PBPB) wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) KPK, Ali Fikri, membenarkan adanya pemeriksaan dua orang pejabat sebagai saksi tersebut.
“Hari ini, tim penyidik melakukan pemeriksaan saksi dugaan Tipikor terkait pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan PBPB wilayah Kabupaten Bintan,” ujar Ali, Jumat (26/2/2021).
Katanya, pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan di Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang dengan dua saksi bernama Muhammad Hendri, selaku Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Bintan Tahun 2011-2013 dan Radif Anandra, Anggota Komisi 4 Bidang Pengawasan dan Pengendalian BP Bintan Tahun 2016-2021.
“Keduanya diperiksa sebagai saksi terkait kasus Tipikor. Kemarin tim penyidik juga telah memerikasa dua saksi yakni Edi Pribadi dan Mardiah. Hari ini, tim (penyidik KPK) kembali memerisa dua saksi dengan kasus yang sama,” ujarnya mengakhiri.
(cr1)





































.jpg)












