- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Kendati Keterbatasan Anggaran STQH Tetap Dilaksanakan di Anambas

Keterangan Gambar : Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Kepulauan Anambas, Saiful Lizan
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas akan menggelar acara Seleksi Tilawatil Qur'an Hadits (STQH) IX tingkat kabupaten di Kecamatan Siantan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Kepulauan Anambas, Saiful Lizan mengatakan bahwa kegiatan STQH ini akan dimulai pada tanggal 1 Juni 2025 hingga 4 Juni 2025 di Astaka Masjid Agung Baitul Makmur Tarempa.
"Rencananya STQH ini akan kita laksanakan selama empat hari, mulai dari 1 Juni 2025. Kegiatan nanti akan kita awali dengan pawai ta'aruf," ucap Saiful saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp, Rabu (21/5/2026).
Saiful Lizan menerangkan bahwa kegiatan STQH tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal itu dampak dari efisiensi anggaran, sehingga ketersediaan anggaran di masing-masing kecamatan yang ada di Anambas menjadi terbatas.
Stand bazar yang semula itu ada dari setiap kecamatan, kini hanya akan dibuat di tingkat kabupaten saja melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
"Jadi, kalau pawai kita usahakan tetap ada. Kalau stand bazar tidak lagi per kecamatan seperti tahun lalu, nanti stand bazar itu tingkat kabupaten saja yaitu PKK dan Dekranasda," terang Saiful.
Meskipun begitu, produk-produk yang akan ditampilkan dalam stand bazar itu nantinya akan diambil dari UMKM setiap kecamatan dan dijadikan satu dalam stand bazar tingkat kabupaten.
Saiful juga menjelaskan, terkait dengan peserta STQH dari masing-masing kecamatan, dimana untuk pendampingan dalam kegiatan nantinya itu nanti akan disesuaikan dengan anggaran yang ada per kecamatan.
"Kalau untuk peserta kecamatan, itu kecamatan yang mengirimkan. Kalau banyak pesertanya, otomatis banyaklah officialnya, tapi itu semua tergantung dari kemampuan keuangan per kecamatan," jelas Saiful. (Red).






































.jpg)












