- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
Kecelakaan Tunggal di SP II Tarempa, Korban Langsung Dilarikan ke RSUD Tarempa

Keterangan Gambar : Satlantas Polres Anambas saat melakukan pengukuran lokasi kecelakaan, Rabu(17/7/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Selayang Pandang (SP) II Tarempa pada Rabu, 17 Juli 2024.
Mendapatkan informasi tersebut, Satlantas Polres Kepulauan Anambas pun langsung dengan sigap mendatangi tempat terjadinya peristiwa kecelakaan tunggal tersebut.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas, Iptu Feby Tri Gunawan, S.H., mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan ini terjadi sekira pukul 13.00 WIB.
Iptu Feby pun menjelaskan kronologi kejadian peristiwa kecelakaan tersebut, dimana korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam dengan nomor polisi BP 5760 IJ tersebut bernama Angga yang merupakan warga Teluk Buluh, Kecamatan Siantan dan masih merupakan seorang pelajar.
"Jadi, Angga ini datang dari Jalan Abdul Wahab, Siantan hendak menuju ke Antang. Sesampainya di ujung jembatan SP II, Angga memperlambat laju kendaraannya secara mendadak sehingga mengakibatkan ban slip dan kehilangan keseimbangan," ucapnya.
Setelah itu, lanjut Iptu Feby menjelaskan, Angga pun jatuh ke sisi kanan jalan dan mengakibatkan luka berat di bagian wajah.
"Setelah kejadian itu, korban langsung kita larikan RSUD Tarempa untuk mendapatkan pertolongan medis," sebutnya.
Mengingat bahwa korban yang mengalami kecelakaan tunggal ini masih di bawah umur, Iptu Feby pun menghimbau kepada para orang tua agar dapat mengawasi anak-anaknya sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kita menghimbau kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya. Apalagi inikan masih anak di bawah umur, belum punya SIM. Ini juga agar tidak membahayakan pengguna jalan yang lain," himbaunya.(Johanda)

















































