- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Kapus Siantan Selatan Alami Laka Tunggal Saat Hendak Berangkat Kerja

Keterangan Gambar : Kapus Siantan Selatan saat dibantu warga untuk dibawa ke RS.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Kepala Puskesmas (Kapus) Siantan Selatan, Gordon Aritonang mengalami kecelakaan tunggal di jalan Soekarno Hatta, Desa Tarempa Selatan, Selasa (7/1/2025).
Menurut kesaksian warga, Rommel yang saat itu berada di tempat kejadian mengatakan bahwa, kecelakaan tunggal ini diakibatkan oleh anjing yang berkeliaran di sekitaran jalan tersebut.
"Jadi korban ini menabrak seekor anjing yang berkeliaran di jalan tersebut, hingga ia kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motor dan terjatuh," ucapnya.
Melihat kejadian itu, ia dibantu oleh beberapa warga pun menolong korban yang sudah tidak sadarkan diri dengan membawanya ke RSUD Tarempa dengan menggunakan Mobil Pick Up.
"Saat kita bawa ke RSUD Tarempa, korban sudah tidak sadarkan diri dan dari kepala korban banyak mengeluarkan darah," sebutnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Batak Saroha (Ikbasa) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ronald Sianipar saat dikonfirmasi di RSUD Tarempa menyampaikan bahwa kejadian Laka tunggal ini sudah sering terjadi di lokasi tersebut.
Pasalnya di lokasi tersebut ada tempat pembuangan sampah yang berada di pinggir jalan sehingga mengundang anjing-anjing liar untuk datang dan lalu lalang di sepanjang jalan tersebut.
"Sampah-sampah itu jangan pas di pinggir jalan, karena itu mengundang anjing-anjing liar datang. Ini bukan pertama kali terjadi tetapi sudah ada beberapa kejadian serupa (Laka tunggal) disebabkan oleh karena anjing-anjing liar tersebut," ujarnya.
Belajar dari kejadian yang lalu, Ronald pun meminta kepada pemerintah daerah agar mempertimbangkan dan mengkaji ulang tempat pembuangan sampah tersebut.
"Jadi kalau boleh, mohonlah ke pihak-pihak berwajib ataupun pemerintah daerah supaya mengkaji ulang tempat pembuangan sampah itu. Jangan terlalu dekat dengan jalan karena itu sangat mengganggu kelancaran masyarakat untuk berlalu lintas," imbuhnya.
Tak lupa juga, ia menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan selalu menggunakan alat keselamatan seperti helm saat melintasi jalan tersebut. Apalagi saat ini cuaca hujan yang melanda Anambas.
"Himbauan kepada masyarakat, supaya berkendara jangan lupa untuk memakai helm dan karena memang pun kondisi jalan kita di Anambas ini tidak seperti di tempat-tempat lain, ya perlu berhati-hatilah apalagi di musim hujan ini," pungkasnya.
Saat ini korban telah sadarkan diri setelah ditangani oleh pihak RSUD Tarempa dan menjalani perawatan medis.(johanda).

















































