- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
Kapolsek Palmatak Imbau Warga Wilayah Hukumnya Waspada Melaut Musim Utara

Keterangan Gambar : Kapolsek Palmatak IPTU Muhammad Jamil (dok)
MELAYUNEWS.COM ,ANAMBAS - Kapolsek Palmatak, IPTU Muhammad Jamil mengimbau kepada seluruh masyarakat Palmatak khususnya para nelayan agar berhati-hati dalam berlayar pada saat musim ekstrim. Apalagi saat ini musim angin Utara yang cenderung angin kencang dan hujan lebat turun bisa menyebabkan kecelakaan laut saat berlayar, Minggu (8/1/2023).
"Kita sama-sama tahu jika musim Utara seperti saat ini cuaca sangat ekstrim sehingga perlu berhati-hati dalam berlayar," kata Kapolsek Palmatak IPTU Muhammad Jamil kepada media, Minggu(8/1/2023).
Kapolsek Palmatak juga mengimbau operator kapal, Nakhoda dan ABK diharapkan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca kalau berangkat melaut, melakukan koordinasi dengan istansi terkait, memonitor perkembangan cuaca dari BMKG dan Syahbandar.
“Kita juga menghimbau agar kapal dan nelayan, tidak memaksakan diri untuk berangkat melaut apabila cuaca tidak memungkinkan. Perlu juga memperhatikan kondisi kapalnya apakah masih layak jalan atau perlu perbaikan, ”jelasnya.
Selain itu, Muhamad Jamil menyarankan untuk Nakhoda kapal,diharapkan melengkapi kapalnya dengan alat keselamatan seperti lifejacket dan pelampung. Pengusaha ikan yang mempekerjakan Nelayan, juga diminta memperhatikan keselamatan ABK-nya.
"Saya berharap adanya peran masyarakat dalam memberikan informasi, atas kejadiaan dan ganguan yang terjadi dilingkungannya masing-masing. Kita juga imbau agar masyarakat yang berlayar melengkapi keselamatan diri seperti life jacket," ujarnya. (red )







































.jpg)











