- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Kapolsek Palmatak Imbau Warga Wilayah Hukumnya Waspada Melaut Musim Utara

Keterangan Gambar : Kapolsek Palmatak IPTU Muhammad Jamil (dok)
MELAYUNEWS.COM ,ANAMBAS - Kapolsek Palmatak, IPTU Muhammad Jamil mengimbau kepada seluruh masyarakat Palmatak khususnya para nelayan agar berhati-hati dalam berlayar pada saat musim ekstrim. Apalagi saat ini musim angin Utara yang cenderung angin kencang dan hujan lebat turun bisa menyebabkan kecelakaan laut saat berlayar, Minggu (8/1/2023).
"Kita sama-sama tahu jika musim Utara seperti saat ini cuaca sangat ekstrim sehingga perlu berhati-hati dalam berlayar," kata Kapolsek Palmatak IPTU Muhammad Jamil kepada media, Minggu(8/1/2023).
Kapolsek Palmatak juga mengimbau operator kapal, Nakhoda dan ABK diharapkan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca kalau berangkat melaut, melakukan koordinasi dengan istansi terkait, memonitor perkembangan cuaca dari BMKG dan Syahbandar.
“Kita juga menghimbau agar kapal dan nelayan, tidak memaksakan diri untuk berangkat melaut apabila cuaca tidak memungkinkan. Perlu juga memperhatikan kondisi kapalnya apakah masih layak jalan atau perlu perbaikan, ”jelasnya.
Selain itu, Muhamad Jamil menyarankan untuk Nakhoda kapal,diharapkan melengkapi kapalnya dengan alat keselamatan seperti lifejacket dan pelampung. Pengusaha ikan yang mempekerjakan Nelayan, juga diminta memperhatikan keselamatan ABK-nya.
"Saya berharap adanya peran masyarakat dalam memberikan informasi, atas kejadiaan dan ganguan yang terjadi dilingkungannya masing-masing. Kita juga imbau agar masyarakat yang berlayar melengkapi keselamatan diri seperti life jacket," ujarnya. (red )

















































